KPU Jabar imbau tuna netra tak golput
Kamis, 13 Maret 2014 - 11:51 WIB
KPU Jabar imbau tuna netra tak golput
A
A
A
Sindonews.com - Penyandang tuna netra di Jawa Barat mengancam tidak akan menggunakan hak pilihnya alias golput pada Pemilu Legislatif 2014. Tidak disediakannya template braile untuk surat suara calon legislatif jadi alasan mereka golput.
Anggota KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih, mengimbau agar penyandang tuna netra tetap menggunakan hak pilihnya.
"Kita berharap penyandang tunanetra tetap menggunakan hak pilihnya," ucap Nina di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/3/2014).
KPU Jawa Barat menurutnya paham betul kebutuhan penyandang tuna netra saat pemilu. Tapi KPU Jawa Barat tidak punya kewenangan untuk pengadaan template braile.
"Ini kan bukan kewenangan kami. Kewenangan pengadaannya ada di KPU Pusat," ungkapnya.
Nina pun berharap pendamping yang disediakan di TPS bisa dipergunakan penyandang tunanetra untuk menggunakan hak pilihnya. Mereka akan membantu tunanetra saat berada di TPS.
"Penyandang tunanetra juga bisa menggunakan pendamping yang ditunjuknya sendiri," tuturnya.
Disinggung soal pengadaan template braile, Nina menyatakan KPU Jawa Barat sudah mengusulkannya ke KPU Pusat. "Sampai sekarang belum ada jawaban. Tapi mudah-mudahan ada jalan keluar terbaik," pungkasnya.
Anggota KPU Jawa Barat, Nina Yuningsih, mengimbau agar penyandang tuna netra tetap menggunakan hak pilihnya.
"Kita berharap penyandang tunanetra tetap menggunakan hak pilihnya," ucap Nina di Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/3/2014).
KPU Jawa Barat menurutnya paham betul kebutuhan penyandang tuna netra saat pemilu. Tapi KPU Jawa Barat tidak punya kewenangan untuk pengadaan template braile.
"Ini kan bukan kewenangan kami. Kewenangan pengadaannya ada di KPU Pusat," ungkapnya.
Nina pun berharap pendamping yang disediakan di TPS bisa dipergunakan penyandang tunanetra untuk menggunakan hak pilihnya. Mereka akan membantu tunanetra saat berada di TPS.
"Penyandang tunanetra juga bisa menggunakan pendamping yang ditunjuknya sendiri," tuturnya.
Disinggung soal pengadaan template braile, Nina menyatakan KPU Jawa Barat sudah mengusulkannya ke KPU Pusat. "Sampai sekarang belum ada jawaban. Tapi mudah-mudahan ada jalan keluar terbaik," pungkasnya.
(lns)