370 TPS di Jabar rawan gangguan keamanan
Kamis, 06 Maret 2014 - 15:48 WIB
370 TPS di Jabar rawan gangguan keamanan
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Jawa Barat dinilai rawan gangguan keamanan. Hal itu diakui Kapolda Jawa Barat Irjen Pol M Iriawan.
"Secara keseluruhan di Jawa Barat cuma ada 370 TPS yang rawan," kata Iriawan di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (6/3/2014).
TPS rawan gangguan keamanan itu tersebar di sejumlah daerah, terutama di wilayah Jawa Barat bagian selatan dan utara. "Rawan terjadi sesuatu di sana dan pernah kejadian (gangguan keamanan saat pemilu) di daerah sana," ungkapnya.
Tapi jumlah TPS rawan gangguan keamanan itu jumlahnya relatif sedikit jika dibandingkan jumlah TPS yang ada. "Itu tidak banyak. Dari puluhan ribu TPS hanya 370 (yang rawan). Sekira lima persen lah kurang lebih," tutur Iriawan.
Untuk membuat suasana tetap kondusif dalam berbagai tahapan pemilu, Polda Jabar sudah menyiapkan berbagai langkah. Salah satu yang dilakukan adalah memerintahkan para kapolres se-Jawa Barat untuk mendatangi petinggi-petinggi parpol di masing-masing daerah.
"Langkah-langkah preventif sudah kami lakukan kemarin. Semua kapolres dan kapolrestabes sudah datang ke elit-elit parpol di daerah untuk menyampaikan kita harus pemilu damai," jelas Iriawan.
Disinggung apakah selama masa kampanye nanti Jawa Barat akan ditetapkan berstatus siaga, ia menyatakan tidak. "Kalau siaga enggak, kita hanya waspada," tandasnya.
"Secara keseluruhan di Jawa Barat cuma ada 370 TPS yang rawan," kata Iriawan di Kantor KPU Jawa Barat, Kota Bandung, Kamis (6/3/2014).
TPS rawan gangguan keamanan itu tersebar di sejumlah daerah, terutama di wilayah Jawa Barat bagian selatan dan utara. "Rawan terjadi sesuatu di sana dan pernah kejadian (gangguan keamanan saat pemilu) di daerah sana," ungkapnya.
Tapi jumlah TPS rawan gangguan keamanan itu jumlahnya relatif sedikit jika dibandingkan jumlah TPS yang ada. "Itu tidak banyak. Dari puluhan ribu TPS hanya 370 (yang rawan). Sekira lima persen lah kurang lebih," tutur Iriawan.
Untuk membuat suasana tetap kondusif dalam berbagai tahapan pemilu, Polda Jabar sudah menyiapkan berbagai langkah. Salah satu yang dilakukan adalah memerintahkan para kapolres se-Jawa Barat untuk mendatangi petinggi-petinggi parpol di masing-masing daerah.
"Langkah-langkah preventif sudah kami lakukan kemarin. Semua kapolres dan kapolrestabes sudah datang ke elit-elit parpol di daerah untuk menyampaikan kita harus pemilu damai," jelas Iriawan.
Disinggung apakah selama masa kampanye nanti Jawa Barat akan ditetapkan berstatus siaga, ia menyatakan tidak. "Kalau siaga enggak, kita hanya waspada," tandasnya.
(lns)