Rakyat rindu perubahan
Rabu, 05 Maret 2014 - 15:36 WIB
Rakyat rindu perubahan
A
A
A
Sindonews.com - Partai yang bisa membawa perubahan menjadi harapan bagi warga untuk bisa menikmati kehidupan yang lebih baik. Harapan warga ini muncul karena sudah lama lelah menerima janji-janji partai, yang akhirnya hanya pepesan kosong.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago menilai, saat ini tema perubahan sangat tepat untuk menyentuh rakyat. Karena rakyat sudah rindu dengan perubahan.
"Tapi tema perubahan tersebut harus nyambung, harus kompak dengan agenda-agenda yang lain," kata Andrinof, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/3/2014).
Selain itu, kata dia ada juga yang harus diperhatikan jika ingin memenangkan pemilu, yaitu kepercayaan masyarakat. Saat ini kepercayaan masyarakat terhadap partai sedang menurun.
Menurutnya, masyarakat lebih melihat dari sosok pemimpin partai politik (parpol) atau calegnya. "Saya lebih suka dengan partai baru, karena biasanya partai seperti ini lebih bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan, dalam memperjuangkan hak rakyat," ucapnya.
"Tapi jangan sampai janji perubahan hanya 'kecap' ketika kampanye, setelah itu sama saja dengan partai lainnya yang hanya sekadar menarik simpati rakyat dan malah tidak memperjuangkan rakyat," imbuhnya.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago menilai, saat ini tema perubahan sangat tepat untuk menyentuh rakyat. Karena rakyat sudah rindu dengan perubahan.
"Tapi tema perubahan tersebut harus nyambung, harus kompak dengan agenda-agenda yang lain," kata Andrinof, Depok, Jawa Barat, Rabu (5/3/2014).
Selain itu, kata dia ada juga yang harus diperhatikan jika ingin memenangkan pemilu, yaitu kepercayaan masyarakat. Saat ini kepercayaan masyarakat terhadap partai sedang menurun.
Menurutnya, masyarakat lebih melihat dari sosok pemimpin partai politik (parpol) atau calegnya. "Saya lebih suka dengan partai baru, karena biasanya partai seperti ini lebih bersungguh-sungguh dalam melakukan perubahan, dalam memperjuangkan hak rakyat," ucapnya.
"Tapi jangan sampai janji perubahan hanya 'kecap' ketika kampanye, setelah itu sama saja dengan partai lainnya yang hanya sekadar menarik simpati rakyat dan malah tidak memperjuangkan rakyat," imbuhnya.
(maf)