Moratorium iklan politik dinilai kebiri kreatifitas parpol

Jum'at, 28 Februari 2014 - 14:55 WIB
Moratorium iklan politik...
Moratorium iklan politik dinilai kebiri kreatifitas parpol
A A A
Sindonews.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menilai, keputusan moratorium iklan kampanye maupun iklan politik di media massa, telah mengebiri kreatifitas partai politik (parpol), dalam menyosialisasikan diri kepada masyarakat lewat media massa.

"Kalau ada yang melanggar, ditindak saja. Jangan dikebiri. Ini namanya mengebiri kreatifitas," kata Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Hanura Ahmad Rofiq saat dihubungi Sindonews, Jumat (28/2/2014).

Maka dari itu, menurut dia, moratorium tersebut di luar akal sehat. "Kayaknya kita ini hanya mengenal hukum rimba saja. Aturan itu dibuat untuk dilanggar. Pemerintah sudah keluarkan Undang-undang (UU) Pemilu, UU Parpol, UU Pilpres (Pemilihan Presiden)," ucapnya.

"Semua undang-undang itu kan lahir berdasarkan kajian yang mendalam. Nah, KPU (Komisi Pemilihan Umum), Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) dan KPI (Komisi Penyiaran Indonesia), semestinya proporsional saja, sesuai undang-undang aja," imbuhnya.

Menurutnya, tidak perlu parpol di Senayan yang merasa tidak mampu memenangkan Pemilu 2014, tidak perlu mengebiri sebuah undang-undang yang dibuat DPR. Tak hanya itu, dia mengatakan, moratorium itu sebagai pembodohan masyarakat.

Sebab, ujar dia, masyarakat diarahkan untuk memilih wakil rakyat atau pemimpinnya di masa mendatang, tanpa melihat kualitasnya. Dengan adanya moratorium itu, masyarakat akan seperti membeli kucing dalam karung.

"Karena undang-undang tidak dijalankan, tapi justru dikebiri oleh adanya keputusan yang seolah-olah dianggap mengayomi semua kepentingan," tegasnya.
(maf)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Partai Perindo Tegaskan...
Partai Perindo Tegaskan Politik sebagai Pengabdian, Bukan Perebutan Kekuasaan
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Jadi Caleg Butuh Uang...
Jadi Caleg Butuh Uang Banyak, Prabu Revolusi: Banyak Persepsi yang Salah soal Calon Legislatif
Aiman Witjaksono dan...
Aiman Witjaksono dan Prabu Revolusi Blak-Blakan soal Alasan Terjun ke Politik
Berita Terkini
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Pengamat Soroti Rumor...
Pengamat Soroti Rumor Privat di Kasus Febrie: Jangan Geser Fokus dari Substansi Hukum
Hangat dan Haru, Prabowo...
Hangat dan Haru, Prabowo Jamu Perwira TNI-Polri dan Orang Tua di Istana Usai Praspa 2026
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Febrie Adriansyah Mangkir...
Febrie Adriansyah Mangkir dari Pemeriksaan Kejagung, Dipanggil Ulang Besok
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved