PPI: Somasi sedang tren

Sabtu, 25 Januari 2014 - 00:16 WIB
PPI: Somasi sedang tren
PPI: Somasi sedang tren
A A A
Sindonews.com - Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) menilai somasi yang sudah beberapa kali dilakukan oleh kuasa hukum keluarga Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai hal yang lumrah.

Menurut Sekretaris Jenderal PPI I Gede Pasek Suardika, SBY lebih baik melakukan somasi terhadap orang yang kerap menuding dirinya, daripada menggunakan seluruh fasilitas dan lembaga negara untuk kepentingan pribadinya seperti pada masa Orde Baru.

"Ini penting, tinggal nanti (apakah) instrumennya akan sama, misalnya apakah A melaporkan ke polisi sama ketika si B melaporkan ke polisi. Kalau perlakuannya sama maka baik, tapi kalau tidak itu yang harus kita kontrol. Dibanding jaman petrus, itu kan malah tidak sehat jadi kalau masih somasi tidak ada masalah," kata Pasek di Markas PPI, Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (24/1/2014).

Pasek menambahkan, saat ini somasi sedang menjadi tren. Karena itu, lanjut dia, pihak-pihak yang disomasi kuasa hukum SBY jangan menanggapi dengan berlebihan.

"Trennya sekarang kan somasi, ya kita ikut somasi, biasa saja. Asal jangan marah yang mensomasi ketika dia disomasi. Jadi jangan saya malah dituduh tidak tahu terima kasih," pungkas Pasek.

Seperti diberitakan Sindonews, kuasa hukum pribadi Presiden SBY, Palmer Situmorang menegaskan, pihaknya telah mengirimkan somasi kepada Fahri Hamzah.

Ia disomasi terkait pernyataannnya yang menyebut nama putra SBY, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) wajib diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Hambalang.

Surat tersebut pun telah dikirimkan pada 17 Januari 2014 dan akan ditunggu jawabannya atas somasi itu pada 27 Januari 2014. Selain itu, kuasa hukum SBY juga mensomasi Rizal Ramli dan aktivis Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) Sri Mulyono.

Somasi kepada Rizal Ramli yang kedua akan diajukan jika tidak ada niat baik dari pihak yang bersangkutan untuk menyelesaikannya.

Baca berita:
Din: Orang yang disomasi SBY jangan takut
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Menangkan Praperadilan...
Menangkan Praperadilan soal Penangkapan, Roy Suryo Kian Pede Jalani Sidang Praperadilan Kedua
Menhut Raja Antoni:...
Menhut Raja Antoni: Hutan Jadi New Engine of Green Growth, Pembangunan-Kelestarian Harus Berjalan Seiring
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Infografis
Sedang Menanti Jet Tempur...
Sedang Menanti Jet Tempur Rafale, Indonesia Digoda F-15EX
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved