Pemecatan Pasek upaya bersihkan 'virus' Anas

Kamis, 23 Januari 2014 - 06:05 WIB
Pemecatan Pasek upaya...
Pemecatan Pasek upaya bersihkan 'virus' Anas
A A A
Sindonews.com - Kuat dugaan pemecatan Gede Pasek Suardika dari keanggotaannya di DPR dan Partai Demokrat karena kedekatannya dengan Anas Urbaningrum dan keterlibatannya sebagai Sekjen Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).

Peneliti Senior Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus menilai, pemecatan Pasek merupakan upaya Partai Demokrat melakukan bersih-bersih internal partai dari 'virus' Anas Urbaningrum.

"Partai Demokrat ingin memastikan bahwa yang menjadi kadernya harus bersih dari bayang-bayang mantan Ketua Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang katanya juga sudah keluar dari keanggotaan partai," ketika dihubungi Sindonews, Kamis (23/1/2014).

Menurutnya, jangan sampai partai sewenang-wenang memberhentikan orang hanya karena seseorang bergabung dengan ormas yang di dalamnya terdapat musuh utama partai. Karena partai merupakan sebuah lembaga yang dihidupi oleh keanggotaan kader-kadernya.

"Keputusan partai harus mencerminkan keinginan kader, walaupun yang dilibatkan dalam pengambilan keputusan hanya elite-elite yang diatur oleh AD/ART. Hal ini dilakukan demi menjamin kebebasan berserikat dan berekspresi seseorang dalam berorganisasi," tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mantan Anggota Komisi IX DPR RI Gede Pasek Suardika akan melayangkan somasi kepada Ketua Harian Partai Demokrat Syariefuddin Hasan dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Somasi itu disampaikan menyusul tanda tangan keduanya pada surat pergantian antar waktu (PAW) Pasek yang akan digantikan Putu Supadma Rudana, dalam surat bernomor 01/EXT/DPP.PD/I/2014. Dalam surat itu dituliskan Pasek melanggar kode etik.

"Saya akan melakukan somasi lebih dahulu karena menuduh saya melanggar kode etik," kata Pasek dalam konferensi persnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, belum lama ini.

Ia menegaskan, langkah tersebut bukan bagian dari perlawanannya setelah diberhentikan sebagai anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat. "Saya sampaikan saya tidak melawan Partai Demokrat. Saya hanya ingin meluruskan," tegasnya.

Baca berita:
Ruhut: Pasek juga dipecat dari Demokrat
Syarief Hasan: Pemecatan Pasek sesuai AD/ART
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved