Irman Gusman optimis Demokrat pilihan rakyat
Senin, 13 Januari 2014 - 16:53 WIB
Irman Gusman optimis Demokrat pilihan rakyat
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPD RI yang juga satu dari sebelas peserta Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat, Irman Gusman menepis hasil survei dari banyak lembaga survei terkait turun tajamnya elektabilitas Partai Demokrat.
"Saya sebaliknya, justru saya optimis Partai Demokrat pasti tetap jadi pilihan rakyat Indonesia," ujar Irman Gusman di sela-sela silaturahimnya dengan guru-guru PGRI di Padang, Sumatera Barat, Senin (13/1/2014).
Irman tidak yakin banyak kasus korupsi yang menimpa kader Partai Demokrat, terakhir ditahannya mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum oleh KPK, mampu mengganggu elektabilitas partai berlambang bintang segitiga ini.
"Kasus korupsi yang banyak menimpa elite Partai Demokrat, tidak cukup tajam menggergaji kepercayaan rakyat kepada Partai Demokrat,"ujarnya.
Menurut Irman, justru saat ini Partai Demokrat yang dibesarkan oleh Presiden SBY satu-satunya partai yang tidak melindungi kadernya terlibat korupsi.
"Partai Demokrat adalah parpol yang sangat tegas menyikat kadernya terlibat korupsi, lihat saja kalau tidak mundur dipecat dari keanggotaan partai," ujarnya.
Sehingga, kata Irman, tidak pikir panjang menjadi peserta Konvensi Capres Partai Demokrat. "Saya bertekat menjadi pelanjut perjuangan partai yang dipimpin Pak SBY," ujarnya.
Bagi Irman, tindakan kader Partai Demokrat melakukan korupsi, bukan tindakan kepartaian. "Tapi itu perbuatan pribadi kader sehingga itu Pak SBY tidak ragu memecat kadernya yang tersangkut dugaan tindak pidana korupsi. Bagi Pak SBY pilihan hanya dua mundur atau diberhentikan, jarang ada ketua umum parpol setegas beliau," ujarnya.
Sedangkan untuk menggapai tekadnya jadi Capres Partai Demokrat, Irman mengaku terus gencar bersosialisasi dengan meminta dukungan secara langsung atau lewat media sosial kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Apalagi dukungan masyarakat di kampung halaman saya, maju sebagai capres adalah kebanggaan orang Sumbar. Saya juga minta didukung oleh para guru-guru di Sumbar," tutupnya.
Baca berita:
Survei, elektabilitas Capres Demokrat di bawah 5 besar
"Saya sebaliknya, justru saya optimis Partai Demokrat pasti tetap jadi pilihan rakyat Indonesia," ujar Irman Gusman di sela-sela silaturahimnya dengan guru-guru PGRI di Padang, Sumatera Barat, Senin (13/1/2014).
Irman tidak yakin banyak kasus korupsi yang menimpa kader Partai Demokrat, terakhir ditahannya mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum oleh KPK, mampu mengganggu elektabilitas partai berlambang bintang segitiga ini.
"Kasus korupsi yang banyak menimpa elite Partai Demokrat, tidak cukup tajam menggergaji kepercayaan rakyat kepada Partai Demokrat,"ujarnya.
Menurut Irman, justru saat ini Partai Demokrat yang dibesarkan oleh Presiden SBY satu-satunya partai yang tidak melindungi kadernya terlibat korupsi.
"Partai Demokrat adalah parpol yang sangat tegas menyikat kadernya terlibat korupsi, lihat saja kalau tidak mundur dipecat dari keanggotaan partai," ujarnya.
Sehingga, kata Irman, tidak pikir panjang menjadi peserta Konvensi Capres Partai Demokrat. "Saya bertekat menjadi pelanjut perjuangan partai yang dipimpin Pak SBY," ujarnya.
Bagi Irman, tindakan kader Partai Demokrat melakukan korupsi, bukan tindakan kepartaian. "Tapi itu perbuatan pribadi kader sehingga itu Pak SBY tidak ragu memecat kadernya yang tersangkut dugaan tindak pidana korupsi. Bagi Pak SBY pilihan hanya dua mundur atau diberhentikan, jarang ada ketua umum parpol setegas beliau," ujarnya.
Sedangkan untuk menggapai tekadnya jadi Capres Partai Demokrat, Irman mengaku terus gencar bersosialisasi dengan meminta dukungan secara langsung atau lewat media sosial kepada seluruh rakyat Indonesia.
"Apalagi dukungan masyarakat di kampung halaman saya, maju sebagai capres adalah kebanggaan orang Sumbar. Saya juga minta didukung oleh para guru-guru di Sumbar," tutupnya.
Baca berita:
Survei, elektabilitas Capres Demokrat di bawah 5 besar
(kri)