Magnet SBY diyakini dongkrak Demokrat

Senin, 30 Desember 2013 - 19:39 WIB
Magnet SBY diyakini...
Magnet SBY diyakini dongkrak Demokrat
A A A
Sindonews.com - Ketokohan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tetap menjadi magnet dan bisa mendongkrak elektabilitas partai hingga 15 persen di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2014.

Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik mengatakan, perlahan elektabilitas partainya kian menanjak. Bahkan dia meyakini, partainya bisa mendulang 15 persen perolehan suara di pemilihan umum (pemilu).

"Dahulu secara nasional kita mencapai 21 persen pada Pemilu 2009 hingga waktu terpuruk enam persen," jelas Wacik ditemui usai acara pemanfaatan sarana air bersih melalui pemboran air tanah dalam, di Klungkung, Bali, Senin (30/12/2013).

Kini, dengan perjuangan dan konsistensi sebagai partai pengusung jargon cerdas, bersih dan santun itu, akan kembali meraih dukungan masyarakat hingga pemilu mendatang.

Jero mengklaim, sejak Kongres Luar Biasa (KLB) di Bali, partai dengan lambang bintang itu, saat ini sudah naik di posisi sekira 10 atau 11 persen. "Target kami bisa naik lagi 15 persen, minimal nasional, sampai bulan April 2014 nanti, itu kira-kira," tegas Menteri Ekonomi Sumber Daya Mineral (ESDM) itu.

Meskipun, beberapa survei masih menempatkan posisi partainya di bawah partai politik (parpol) besar lainnya, namun dia meyakini jika kejayaan yang dicapai Demokrat akan diraih dengan ketokohan SBY.

Meskipun, SBY tidak akan menjabat lagi presiden, sambung Jero, dia masih menjadi figur sentral atau ruh Partai Demokrat. Ketokohannnya diibaratkan mendiang Proklamator RI Soekarno, meskipun sudah meninggal, sampai saat ini menjadi figur dan panutan bangsa.

"Pak SBY masih menjadi figur utama Demokrat, logikanya, sering saya sampaikan, Presiden Soekarno, Bung Karno sudah meninggal tahun 1972, sampai sekarang masih menjadi figur, apalagi beliau Pak SBY masih hidup, memang tidak menjadi presiden, tetapi masih berpengaruh," tandasnya.

Disinggung soal banyaknya kader partainya yang terjerat kasus korupsi, Jero tak menampik hal itu berpengaruh besar dan sempat membuat posisinya melorot jauh. "Yang tersangkut korupsi biarlah, kan sudah diurusi KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi," sergahnya.

Wiranto lebih senang diundang rakyat ketimbang SBY
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Mobil Listrik Roll-Royce...
Mobil Listrik Roll-Royce Diyakini Bisa Digunakan Selama 4 Abad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved