Guru wajib beri pendidikan karakter

Kamis, 19 Desember 2013 - 07:01 WIB
Guru wajib beri pendidikan...
Guru wajib beri pendidikan karakter
A A A
Sindonews.com - Jelang usia 50 tahun, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus berupaya menanamkan pendidikan karakter di tiap kegiatan maupun perkuliahannya.

Sebagai Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang mencetak para guru, UNY ingin mewujudkan pendidikan karakter menjadi kolektif awareness para lulusannya.

"Pendidikan karakter selama ini belum menjadi sesuatu yang dianggap perlu dimiliki semua anak bangsa dan menjadi sesuatu yang dijaga keberlanjutannya," kata Rektor UNY Rochmat Wahab kepada wartawan, saat jumpa pers Dies Natalis UNY ke-50, di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2013.

"Persoalan pendidikan karakter seakan hanya menjadi beban para guru mata ajar agama dan pendidikan kewarganegaraan. Padahal kami inginnya semua bidang studi mampu mentransfer pendidikan karakter melalui setiap pembelajaran yang dilakukan," imbuhnya.

Rochmat menuturkan, pendidikan karakter perlu menjadi kolektif awareness agar ada rasa bersalah jika satu orang saja tidak memiliki karakter yang baik. Dengan begitu, semua pihak akan berusaha memiliki karakter baik dan menularkannya ke semua pihak.

"Jelang setengah abad, UNY bertekad menjadi lebih baik lagi dengan bercermin pada masa lalu untuk menuju masa depan," ujarnya.

"UNY ingin meraih kebangkitan untuk kedua kalinya setelah didirikan hampir 50 tahun yang lalu. Karenanya, kami berusaha terus berprestasi baik di bidang ilmu rekayasa, penalaran, bakat minat, keorganisasian maupun bidang khusus," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis UNY ke-50 Widiastuti Purbani mengatakan, UNY akan segera melaunching kampung emas di Plumbungan, Putat, Pathuk, Gunungkidul. Kampung emas tersebut dimaksudkan kampung yang mendapat pembinaan dari UNY bersama Ikatan Alumni UNY dalam perberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Kampung ini nantinya akan menjadi percontohan bagaimana sebaiknya sebuah kampung dibangun menjadi lebih sejahtera," ujarnya.

Sebagai pembukaan rangkaian kegiatan dies, Widiastuti menuturkan, akan dilaksanakan kongres internasional mengenai pendidikan yang melibatkan 32 negara. Tak hanya itu, UNY berencana me-launching 9 buku kumpulan artikel pendidikan yang tiap bukunya melibatkan 50 penulis dari tiap fakultas dan alumni.

"Dan berkaitan dengan pendidikan karakter, kami juga akan mengundang para siswa SD se-DIY untuk berpartisipasi dalam kegiatan menggambar tema wayang. Tema ini sengaja diambil karena banyak hal mengenai pendidikan karakter yang bisa dipelajari melalui kisah-kisah wayang. Belum lagi ini wujud partisipasi kami melestarikan budaya asli Indonesia," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Komjak Bakal Awasi Penanganan...
Komjak Bakal Awasi Penanganan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Prabowo: Pemimpin yang...
Prabowo: Pemimpin yang Anjurkan Bakar-bakar Itu Pemimpin Pengkhianat
PAN dan PDIP Desak Febrie...
PAN dan PDIP Desak Febrie Adriansyah Dihukum Mati, Gerindra Dorong Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Secara Maksimal
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved