SBSI 92 nilai Program BPJS janggal

Selasa, 10 Desember 2013 - 22:08 WIB
SBSI 92 nilai Program...
SBSI 92 nilai Program BPJS janggal
A A A
Sindonews.com - Ketua Umum Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) 92 Sunarti mengatakan, terjadi kejanggalan dalam Program BPJS. Terlebih jika melihat para buruh harus memberikan iuran.

Menurut dia, harus dipertanyakan dana-dana yang akan dikelola oleh BPJS, karena masyarakat dipaksakan untuk memberikan iuran termasuk para buruh.

"Buruh itu uangnya tak seberapa, upah mereka rendah. Diharapkan, pemerintah kembalikan pada sistem jamsostek," katanya, Selasa (10/12/2013).

Hal senada disampaikan Ketua Umum Serikat Buruh Migran Indoesia Risma Abdullah, pemerintah tidak mempunyai ketetapan dan standarisasi kriteria orang miskin yang akan dibiayai kesehatanya.

Secara global, kata dia, para buruh dapat dikatakan miskin dan seharusnya mereka dibayarkan oleh pemerintah bukan ikut iuran.

Dia mengaku, sistem ini juga membuat bingung para buruh migran. Pasalnya mereka yang akan berangkat bekerja di luar negeri, diharuskan ikut membayar iuran sebagai perseta BPJS.

Sedangkan disamping itu, sebelum berangkat mereka harus membayar asuransi seperti asuransi pra penetapan dan penetapan.

"Jadinya cost-nya double. Mereka harus bayar di dalam negeri, dan juga harus membayar setelah nereka mau pergi dari Indonesia," kata dia.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Pemerintah Terus Pantau...
Pemerintah Terus Pantau Kondisi PPKS di BRSLU Budhi Dharma Bekasi
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan...
Busyro Muqoddas: Kesejahteraan Hakim Buruk Bakal Untungkan Investor Asing
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan...
Anies Harap Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan Jadi Solusi Masalah Sosial di Jakarta
Penghubung Pemangku...
Penghubung Pemangku Kebijakan dengan Perusahaan Demi Kesejahteraan Sosial
Wujudkan Kesejahteraan...
Wujudkan Kesejahteraan Masyarakat, Kemenhut Komitmen Perkuat Perhutanan Sosial
Berita Terkini
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Penampakan Alphard yang...
Penampakan Alphard yang Disita KPK Terkait Kasus Bupati Lombok Barat
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved