Komnas HAM tuding cara kerja Densus 88 'aneh'

Senin, 25 November 2013 - 14:57 WIB
Komnas HAM tuding cara...
Komnas HAM tuding cara kerja Densus 88 'aneh'
A A A
Sindonews.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai, kinerja Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri, tak mampu mengurangi tindakan terorisme di Indonesia.

Hal tersebut berdasar hasil kajian tim penanganan korban-korban keluarga terduga teroris. Komnas HAM juga menilai, cara kerja Densus 88 yang terbilang 'aneh', semakin menyuburkan tindakan terorisme.

"Dari tindakan Densus kok semakin banyak (terorisme). Harusnya kan, logikanya kelompok teroris semakin sedikit," ujar Ketua Komnas HAM Noor Laila, saat memberikan sambutan saat diskusi terbuka "Penanganan Tindakan Pidana Terorisme Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia", di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Selasa (25/11/2013).

Menjadi masalah kemudian, lanjut Laila, aksi Densus 88 juga menyudutkan pihak keluarga. Dikatakan dia, banyak dari kalangan keluarga terduga teroris, yang akhirnya merasa dirugikan karena cap terorisme melekat juga ke mereka. "Bahwa masyarakat sudah memberi cap sebagai terorisme. Sehingga keluarga merasa dirugikan," ujarnya.

Pihaknya telah membentuk tim yang melakukan advokasi, terkait korban-korban justifikasi terorisme, yang dialami terduga terorisme maupun pihak keluarganya.

Komnas HAM telah mengkaji, apakah tindakan Densus 88 tersebut masuk kategori pelanggaran HAM berat atau tidak? Terlebih tindakan Densus 88 terhadap keluarga terduga teroris.

"Hal yang perlu diketahui, bahwa Komnas HAM sedang tidak melakukan pmbelaan terhadap tindak pidana terorisme. Instrumen kami Undang-undang nomor 39 tahun 99," tutur Laila.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
BREAKING NEWS, Densus...
BREAKING NEWS, Densus 88 Antiteror Tangkap Teroris di Bekasi
Terkait ISIS, Ini Identitas...
Terkait ISIS, Ini Identitas Lengkap Terduga Teroris di Bekasi
BNPT dan LPSK Bahas...
BNPT dan LPSK Bahas PP Perlindungan Korban Terorisme
Pria Australia Didakwa...
Pria Australia Didakwa UU Terorisme karena Serukan Pembunuhan Muslim
Geledah Rumah Terduga...
Geledah Rumah Terduga Teroris di Bekasi, Densus 88 Sita Senjata Api dan Amunisi
Seorang WNI Jadi Orang...
Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Diadili di Bawah UU Terorisme Baru Filipina
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
5 Jurus Prabowo Percepat...
5 Jurus Prabowo Percepat Penciptaan Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved