Kebudayaan selamatkan masa depan dunia

Senin, 25 November 2013 - 09:40 WIB
Kebudayaan selamatkan...
Kebudayaan selamatkan masa depan dunia
A A A
Sindonews.com - Kebudayaan memainkan peranan penting dalam peradaban dunia, karena itu negara-negara perlu menjalin hubungan yang harmonis melalui budaya.

Hal itu diungkapkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Menbudpar) Muhammad Nuh, di hadapan ratusan delegasi berbagai negara yang akan menghadiri WCF.

"Tahun 2005 lalu, di GWK, Presiden SBY menyampaikan gagasan tentang pentingnya kebudayaan dalam pembangunan berkelanjutan. Ini sebagai ruh dari pertemuan WCF," katanya, saat gala dinner pertemuan dunia World Culture Forum (WCF), di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Ungasan, Badung, Bali, Minggu, 24 November 2013, malam.

Dia menjelaskan, karakter kebudayaan saat ini melewati lintas sekat agama, suku, masyarakat. Kebudayaan juga telah menjadi kekuatan besar, dalam pembangunan berkelanjutan.

"Kebudayaan adalah masa depan. Tanpa budaya, seperti tanpa masa depan," tegas Nuh dalam acara yang dihadiri Presiden SBY dan ibu negara Ani Yudhoyono.

Di era globalisasi, NUh mengingatkan, ditandai dengan Kaburnya batas dan jarak, semua bersatu dalam aliran lintas budaya. Persinggungan budaya antar bangsa dan negara di belahan dunia, acapkali melahirkan ketegangan yang harus diantisipasi secara bijak.

Tak bisa dihindarkan, terjadinya benturan budaya atau pun juga melahirkan adanya dominasi budaya yang tidak diharapkan. Kondisi itu akhirnya memicu disharmonisasi. Karenanya, konvergensi budaya mesti dibangun dalam semangat saling menghormati dan memahami satu dengan lainnya.

Untuk itu, diperlukan, dialog dengan seluruh budaya di dunia dalam mengembangkan konvergensi budaya.
Hal itu sangat penting, untuk menghasilkan kekuatan kebudayaan sebagai daya dorong pembangunan di tahun 2015.

Acara gala dinner yang digelar itu juga menyajikan makanan tradisional, sebagai bentuk konvergensi budaya.
Menu yang ditampilkan merupakan perpaduan berbagai budaya dunia, yang pernah melintasi Indonesia yang berlangsnung secara damai dan harmonis.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Refly Harun Desak PN...
Refly Harun Desak PN Jakarta Timur Bolehkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa
Latsarmil Manajer Kopdes...
Latsarmil Manajer Kopdes Dievaluasi, Istana: Insyaaallah, Tidak Terjadi Korban Lagi
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved