UNESCO berikan beasiswa pada 4 perempuan peneliti Indonesia

Kamis, 14 November 2013 - 15:24 WIB
UNESCO berikan beasiswa...
UNESCO berikan beasiswa pada 4 perempuan peneliti Indonesia
A A A
Sindonews.com - Sebanyak empat peneliti perempuan berbakat mendapatkan beasiswa dari L'Oreal-UNESCO. Keempat perempuan peneliti itu dianggap sebagai peneliti yang konsern melakukan penelitian di bidang pengetahuan.

Keempat pemenang itu adalah Yosi Agustina, Ratih Asmana Ningrum, Yusnita Rifai dan Indri Badria Adilina. Pemberian beasiswa dilakukan di Ruang Terapung Perpusatakaan Universitas Indonesia (UI), Depok.

Hal ini juga bersamaan dengan perayaan ke sepuluh program L'Oreal-UNESCO For Women in Science (FWIS). Keempat peneliti perempuan menerima beasiswa sebesar Rp80 juta untuk pendanaan penelitian.

Presiden Direktur PT L'Oreal Indonesia Vismay Sharma mengatakan, pihaknya terus menjalankan komitman untuk memajukan pengetahuan di dunia khususnya Indonesia. Setiap tahun, program ini memberikan apresiasi terhadap perempuan peneliti yang memberikan kontribusi signifikan bagi pengetahuan global.

"Dengan bertambahnya empat fellows ini maka telah ada 34 fellow. Dimana lima fellows diantaranya menerima penghargaan di tingkat internasional," kata Vismay usai pemberian beasiswa di UI, Depok, Kamis (14/11/2013).

Diantara semua negara peserta di Asia Pasifik, Indonesia merupakan negara dengan penerima fellowship tertinggi saat ini. Hal itu membuktikan bahwa perempuan peneliti muda Indonesia memiliki potensi besar.

"FWIS di Indonesia program ini sudah berjalan selama 10 tahun dimulai sejak tahun 2004. Kami ingin mengapresiasi perempuan peneliti muda yang mendedikasikan karir mereka bagi pengembangan inovasi ilmiah," tukasnya.

Ke depan pihaknya berharap keempat fellow dari L'Oreal-UNESCO FWIS 2013 dapat menggunakan donasi yang diberikan untuk menciptakan dampak signifikan bagi kemajuan Indonesia melalui penelitian mereka. "Setiap tahun program ini terus memberikan apresiasi terhadap mereka," kata Vismay.

Yusnita Rifai, salah satu fellowship FWIS 2013 menuturkan, sangat berterimakasih dengan pemberian fellows ini. Dia berharap ke depan akan ada peneliti perempuan muda yang dapat membanggakan nama Indonesia di bidang pengetahuan.

"Program ini beri kesempatan luas dalam menentukan topik menarik. Ajang ini juga dapat menepis isu gender," kata Yusnita.

Baca berita:
Menggantungkan harapan hidup lewat beasiswa
(kri)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved