Kain batik 4.100 meter pecahkan rekor Muri

Minggu, 29 September 2013 - 17:16 WIB
Kain batik 4.100 meter...
Kain batik 4.100 meter pecahkan rekor Muri
A A A
Sindonews.com - Satu lagi keunggulan batik Solo, Jawa Tengah, yang sukses membawa namanya mendunia. Bentangan kain jarik batik sepanjang 4.100 meter menorehkan prestasi gemilang di Museum Rekor Indonesia (Muri).

Bentangan kain berpola khas ini terbentang mulai dari Bundaran Gladak sampai Bundaran Purwosari di Jalan Slamet Riyadi. Lembar demi lembar kain aneka motif batik ini disambung dengan cara dijahit dan diikat ujung-ujungnya. Tak kurang dari 4.200 orang terlibat dalam aksi massa memecahkan rekor dunia.

“Sebenarnya kain jarik batik yang disiapkan sepanjang 9.000 meter. Ini mengingat tingginya antusiasme keluarga besar yayasan dalam menyukseskan acara,” ujar Ketua Yayasan Pendidikan Batik dan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik Surakarta, Solichul Hadi, Minggu (29/09/2013).

Aksi memecah rekor ini dilatarbelakangi penyelenggaraan hari jadi ke-56 SMA Batik 1 Surakarta. Selain itu, pemecahannya menjadi batu loncatan Kota Solo dalam memproklamirkan diri sebagai Ibu Kota Batik.

Seperti diketahui, Lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Unesco menetapkan batik sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia. Hasil kerajinan batik asal Solo dipercaya paling berkualitas dengan ragam corak dan multifungsi. Solichul menceritakan, batik Solo memiliki 1.000 lebih corak, diantaranya truntum, babon angrem, sidomukti, kembang kantil, dan satriyo manah.

Bagi masyarakat tradisional, pemakaian corak batik tertentu menunjukkan kelas sosial dan upacara adat. “Kami menggandeng seluruh keluarga besar, alumni, siswa dan anggota koperasi batik,” jelasnya.

Pengetahuan awal ihwal pembuatan kain batik bagi kalangan pelajar dipercaya mendukung pencanangan Solo sebagai Ibu Kota Batik. Para pelajar juga dibekali kemampuan wirausaha di bidang tersebut.

Manager Muri Sri Widayati mengatakan, penganugerahan rekor ditujukan kepada SMA Batik 1, Yayasan Pendidikan Batik dan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik serta Pemkot Solo. Prestasi serupa telah ditorehkan Kota Solo dengan busana batik daster terpanjang (15 meter), kolektor batik terbanyak dan terlengkap, serta pemakaian baju batik terbanyak (15.000 potong).

“Pembentangan kain jarik batik ini tergolong sebagai rekor dunia, yang tercatat di Muri dengan nomor 6.153/R.MURI/IX/2013,” katanya.
(lal)
Berita Terkait
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Indonesia Bertutur 2024,...
Indonesia Bertutur 2024, Upaya Perkuat Ekosistem Budaya
Napak Jagat Nusantara...
Napak Jagat Nusantara Penampil Utama dalam Gelaran Seni Budaya untuk Meriahkan Rangkaian HUT ke-79 TNI
Pecah, Puluhan Ribu...
Pecah, Puluhan Ribu Orang Padati Sakura Matsuri 2025 di Jababeka
Berita Terkini
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Infografis
Pertarungan Mike Tyson...
Pertarungan Mike Tyson vs Jake Paul Pecahkan Rekor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved