TKW Indonesia dijadikan kurir narkoba & PSK di Kuwait

Jum'at, 27 September 2013 - 15:56 WIB
TKW Indonesia dijadikan...
TKW Indonesia dijadikan kurir narkoba & PSK di Kuwait
A A A
Sindonews.com - Nur Salim, Koordinator Crisis Center Migrant Institute mengaku, tenaga kerja Indonesia (TKI), bernama Siti Waniah menjadi korban sindikat narkoba dan perdagangan orang.

Menurutnya, berdasarkan pengakuan Siti Waniah yang lahir di Indramayu, 28 Juni 1991, bahwa dirinya dijadikan penjual narkoba dan pekerja seks komersil (PSK).

“Menurut Samaroh, anaknya tersebut sudah bekerja selama 5 tahun dan dipekerjakan sebagai penjual narkoba dan pekerja seks oleh seorang majikan, yang juga menjadi bandar narkoba bernama Arsaybe Sya Ban Haophan di Kuwait,” ujar Nur Salim, Koordinator Crisis Center Migrant Institute melalui siaran persnya yang disampaikan kepada Sindonews, Jumat (27/9/2013).

Menurut pengakuan korban, ia setiap hari dipaksa melayani dua sampai tiga laki-laki hidung belang. Selain itu, korban juga dipaksa berjualan narkoba kepada lelaki hidung belang yang ingin dilayaninya itu.

Berdasarkan informasi yang didapat ibu korban, Siti Waniah yang warga Tegalurung, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu ini, baru menceritakan permasalahannya saat menelepon bulan puasa kemarin.

“Sebelum-sebelumnya, ia tidak pernah cerita mengenai kondisinya kepada kami,” tutur Samaroh pada Migrant Institute.

Tidak hanya itu, keluarga juga mengaku kesulitan berkomunikasi dengan korban karena selama ini nomor telepon korban selalu ganti.

“Saat keluarga berusaha menghubungi kembali, nomor telepon yang digunakan korban selalu tidak bisa dihubungi,” jelas Nur Salim.

Bahkan Siti Waniah hanya dua kali mengirim uang pada keluarganya sepanjang bekerja selama 5 tahun di Kuwait.
Atas kasus ini, Migrant Institute berharap pemerintah bisa segera menangani dengan memanggil pihak PPTKIS yang memberangkatkan Siti Waniah. Dengan demikian, pemerintah dapat menelusuri keberadaan Siti Waniah.

Hal ini selaras dengan harapan keluarga korban, yang menginginkan agar Siti Waniah dapat segera dipulangkan dan bisa kumpul dengan keluarga mereka.

“Selama ini kami bingung harus mengadukan hal ini ke mana, karena kami tidak memiliki salinan dokumen keimigrasian anak kami tersebut,” ucap Sumaroh.

Klik di sini untuk berita SBY lebih pentingkan konvensi ketimbang nyawa TKI.
(stb)
Berita Terkait
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
TKI Sumarkinah Korban...
TKI Sumarkinah Korban Penganiayaan di Saudi Sudah Dievakuasi dari Rumah Majikan
BP2MI Apresiasi Polda...
BP2MI Apresiasi Polda Jatim Bongkar Sindikat TKI Ilegal
TNI AL Amankan 124 Pekerja...
TNI AL Amankan 124 Pekerja Migran Ilegal di Labuhanbatu Utara
Jual TKI Jadi Budak...
Jual TKI Jadi Budak Kapal Ikan China, 7 Orang Dibekuk Polda Kepri
Tiba di Batubara, 122...
Tiba di Batubara, 122 TKI Langsung Dikarantina
Berita Terkini
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Berkas Sudah P21, Pakar:...
Berkas Sudah P21, Pakar: Tinggal Tunggu Penyidik Serahkan Roy Suryo dkk ke JPU
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved