Dilarang masuk ormas Anas, Demokrat daerah akan melawan
Rabu, 18 September 2013 - 18:23 WIB
Dilarang masuk ormas Anas, Demokrat daerah akan melawan
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Blitar Heru Sunariyanta menegaskan, dirinya menjadi garda depan organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI).
Namun, dia menduga, munculnya larangan kader Demokrat masuk ke PPI, merupakan sikap reaksioner Syarief dipengaruhi sentimen politik yang bersifat pribadi. Selain itu, sejauh ini ia tidak melihat reaksi apapun dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Pak SBY tenang-tenang saja, tidak ambil pusing. Kenapa Syarief (Syarief Hasan) yang kebakaran jenggot? Ada apa ini?," kata Heru kepada Koran SINDO, Rabu (18/9/2013).
Lebih jauh Heru menegaskan, tidak seharusnya hak demokrasi kader Demokrat diberangus oleh para petingginya. Sebab, meskipun dirinya berada di dalam ormas PPI, secara politik, dirinya tetap berjuang untuk kebesaran partai demokrat.
Karenanya, instruksi yang dilontarkan Syarief Hasan, kata Heru justru akan menjadi bumerang yang bersifat destruktif bagi Partai Demokrat sendiri. "Kalau larangan itu tetap dipaksakan, dua DPC Partai Demokrat Blitar (Kota dan Kabupaten) akan melawan. Dan saya akan menggalang kekuatan di daerah untuk perlawanan itu," ancamnya.
Sebelumnya, kader Partai Demokrat dilarang masuk ke PPI. Hal itu ditegaskan Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan. "Saya tegaskan itu tidak boleh. Karena kami fokus 2014. Itu alasannya," ujar Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini, di kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa 17 September 2013.
Namun, dia menduga, munculnya larangan kader Demokrat masuk ke PPI, merupakan sikap reaksioner Syarief dipengaruhi sentimen politik yang bersifat pribadi. Selain itu, sejauh ini ia tidak melihat reaksi apapun dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Pak SBY tenang-tenang saja, tidak ambil pusing. Kenapa Syarief (Syarief Hasan) yang kebakaran jenggot? Ada apa ini?," kata Heru kepada Koran SINDO, Rabu (18/9/2013).
Lebih jauh Heru menegaskan, tidak seharusnya hak demokrasi kader Demokrat diberangus oleh para petingginya. Sebab, meskipun dirinya berada di dalam ormas PPI, secara politik, dirinya tetap berjuang untuk kebesaran partai demokrat.
Karenanya, instruksi yang dilontarkan Syarief Hasan, kata Heru justru akan menjadi bumerang yang bersifat destruktif bagi Partai Demokrat sendiri. "Kalau larangan itu tetap dipaksakan, dua DPC Partai Demokrat Blitar (Kota dan Kabupaten) akan melawan. Dan saya akan menggalang kekuatan di daerah untuk perlawanan itu," ancamnya.
Sebelumnya, kader Partai Demokrat dilarang masuk ke PPI. Hal itu ditegaskan Ketua Harian DPP Partai Demokrat Syarief Hasan. "Saya tegaskan itu tidak boleh. Karena kami fokus 2014. Itu alasannya," ujar Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah ini, di kompleks Istana Kepresidenan, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa 17 September 2013.
(maf)