Tanamkan moral lewat Ilmu Sosial

Jum'at, 13 September 2013 - 15:06 WIB
Tanamkan moral lewat...
Tanamkan moral lewat Ilmu Sosial
A A A
Sindonews.com - Pembelajaran ilmu-ilmu sosial dinilai perlu diupayakan guna membantu menanamkan moral dan kekuatan mental bagi peserta didik. Dengan moral dan kekuatan mental yang baik, peserta didik dipastikan memiliki kemampuan berpikir kritis dan mandiri.

"Pembelajaran ilmu-ilmu sosial dapat mencapai tujuan tersebut dengan jalan meningkatkan kemampuan peserta didik untuk berinisiatif mengkritisi isu-isu sosial, baik individu, masyarakat lokal maupun masyarakat global. Ajak mereka melihat permasalaha sosial dari berbagai sudut pandang," ujar Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta (FIS UNY) Abdul Gafur, Jumat (13/9/2013).

Dalam pidato ilmiahnya pada perayaan Dies Natalis ke-48 FIS UNY, Gafur menuturkan ilmu-ilmu sosial yang diajarkan tetap perlu direvitalisasi. Hal ini dilakukan agar ilmu sosial tetap mampu membantu peserta didik memperoleh pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat.

"Pemilihan dan pengorganisasian materi dalam kurikulum ilmu-ilmu sosial serta kegiatan pembelajarannya juga harus tepat. Hal ini penting agar peserta didik memiliki kemampuan mengembangkan pemahaman mendalam dan kritis terhadap masyarakat dimana mereka berada," tuturnya.

Menurut Gafur, pemilihan pendekatan atau strategi pembelajaran yang digunakan sangat menentukan lingkungan dan cara penyampaian materi pembelajaran. Dengan strategi pembelajaran berbasis ilmiah, pemikiran peserta didik menjadi sistematis dan akan lebih mudah memahami kondisi sosial yang ada.

"Penerapan pendekatan ilmiah tersebut bisa dilakukan dengan perumusan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada materi pembelajaran, pendekatan ilmiah dilakukan dengan menggunakan fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang mengandung kebenaran melalui langkah-langkah ilmiah. Dengan cara ini diharapkan persoalan sosial yang ada bisa dipahami atau diselesaikan dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, Dekan FIS UNY Ajat Sudrajat MAg mengatakan, FIS UNY berusaha memantapkan langkah merespon gagasan yang berkembang yakni memperkokoh bangunan ilmu-ilmu sosial yang memiliki corak ke-Indonesiaan. Semangat tersebut diakuinya merupakan hasil refleksi panjang terhadap pemkembangan ilmu-ilmu sosial di Indonesia.

"Di tengah kondisi sosio kebangsaan yang memprihatinkan saat ini, FIS UNY merasa ditantang melaksanakan pendidikan yang lebih bermakna bagi hidup dan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara," tuturnya.

Diungkapkan Ajat, guna memfasilitasi gagasan tersebut, FIS pun memberikan dukungan penuh pada Forum Ilmu Sosial Transformatif (Fistrans) untuk melakukan kajian bulanan terhadap ilmu-ilmu sosial dan pemkembangannya. Hal ini dilakukan agar FIS mampu menghasilkan lulusan yang memiliki perspektif nilai ke-Indonesiaan.
(lal)
Berita Terkait
Paradoks Pendidikan...
Paradoks Pendidikan Tinggi
Pengalaman 36 Tahun,...
Pengalaman 36 Tahun, Universitas Terbuka Ingin Bantu PT Lain
Kualitas Universitas...
Kualitas Universitas Oxford Tak Terkalahkan di Dunia
iSB Sediakan Jurusan...
iSB Sediakan Jurusan Akuntansi Internasional, Ini Sejumlah Keunggulannya
16 Lembaga Layanan Pendidikan...
16 Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi di Indonesia, Ini Daftar dan Kontaknya
100 Program Studi Vokasi...
100 Program Studi Vokasi Akan Dipadukan dengan Dunia Industri dan Kerja
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
Garuda Biru Tolak PPN...
Garuda Biru Tolak PPN 12% Menggema di Media Sosial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved