Lepas konvensi, Mahfud MD tingkatkan nilai jual

Jum'at, 30 Agustus 2013 - 09:36 WIB
Lepas konvensi, Mahfud...
Lepas konvensi, Mahfud MD tingkatkan nilai jual
A A A
Sindonews.com - Tak hanya Jusuf Kalla, langkah yang diambil mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tolak ikut serta menjadi peserta konvensi penjaringan calon presiden (Capres) Partai Demokrat mendapat pujian. Mahfud dinilai menggunakan strategi politik yang cerdas.

"Penolakan Mahfud terhadap undangan konvensi sangat cerdas. Alasannya, bila ia kalah dalam konvensi maka dia menutup peluang dirinya untuk menjadi capres. Dan dapat meruntuhkan nilai politik dirinya terhadap partai-partai lain," ujar Senior Researcher Founding Fathers House (FFH) Dian Permata ketika dihubungi Sindonews, Kamis (29/8/2013) malam.

Pasalnya, jika kalah dalam konvensi Demokrat, maka akan muncul penilaian dari partai lain bahwa Mahfud merupakan produk gagal dan tidak layak dijual.

Di sisi lain, lanjutnya, yang harus dicermati adalah Mahfud tengah memainkan strategi marketing politik dan public relation (PR) untuk kepentingan dirinya sendiri.

"Dengan penolakan tersebut maka dia memelihara kans dia untuk diusung dari partai lainnya, sekaligus meningkatkan nilai dan bargaining politik," tandas Dian.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Mahfud MD secara resmi menyampaikan tidak akan ikut konvensi capres Partai Demokrat. Dia mengakui, keputusan tersebut setelah berkonsultasi dengan para ulama.

"Setelah saya merenung dan berkonsultasi, salat istikharah dan berdiskusi, saya memutuskan tidak mengikuti Konvensi Partai Demokrat," kata Mahfud MD di Wisma Kodel, Kuningan, Jakarta Selatan.

Diakuinya, keputusan tidak ikut Konvensi Demokrat setelah berkonsultasi dengan para kiai dari pondok pesantren baik Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU). Tak hanya itu, dia juga berkosultasi dengan para petinggi gereja dan koleganya. Menurutnya mereka menyarankan supaya tidak ikut Konvensi Demokrat.

Kendati demikian, kata Mahfud ada juga yang menyarankan supaya ikut Konvensi Demokrat, supaya mendapat tiket menjadi capres. "Saya berdoa agar Partai Demokrat dapat memperoleh calon presiden yang baik, agar masa depan Indonesia menjadi lebih baik pula," tegasnya.

Guru Besar Universitas Islam Indonesia (UII) ini merasa terhormat masih diberi kesempatan oleh panitia Konvensi Partai Demokrat. "Saya sungguh terharu dan terhormat dan mengapresiasi kehormtan komite yang telah menyampaikan undangan," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved