Cegah peredaran senpi ilegal, Polri perketat perbatasan
Kamis, 22 Agustus 2013 - 14:08 WIB
Cegah peredaran senpi ilegal, Polri perketat perbatasan
A
A
A
Sindonews.com - Maraknya peredaran dan penggunaan senjata api ilegal yang sering menimbulkan korban jiwa, membuat Kepolisian Republik Indonesia (Polri) harus meningkatkan pengamanan di jalur-jalur perbatasan yang diduga menjadi saluran penyelundupan senjata api ilegal.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Polisi Agus Rianto mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan pengamanan atas peredaran senjata api ilegal yang masuk ke Indonesia, dilakukan dengan cara bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan instansi terkait lainnya.
Pengamanan tersebut, diakui oleh Agus akan difokuskan di setiap perbatasan, karena tidak sedikit pemasok senjata api ilegal di Indonesia berasal dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
"Tentunya kami akan lakukan peningkatan pengamanan di perbatasan bersama dengan TNI dan instansi terkait," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2013).
Agus juga mengaku, akan memutus rute peredaran senjata api ilegal yang masuk melalui jalur perbatasan. Salah satunya dengan cara melibatkan seluruh polisi di setiap negara yang berdekatan dengan wilayah Indonesia.
"Pasti. Kami memang menggandeng instansi lain untuk berupaya meningkatkan pengamanan diperbatasan," tandas Agus.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Mabes Polri Kombes Polisi Agus Rianto mengatakan, salah satu cara untuk meningkatkan pengamanan atas peredaran senjata api ilegal yang masuk ke Indonesia, dilakukan dengan cara bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan instansi terkait lainnya.
Pengamanan tersebut, diakui oleh Agus akan difokuskan di setiap perbatasan, karena tidak sedikit pemasok senjata api ilegal di Indonesia berasal dari negara-negara tetangga di Asia Tenggara.
"Tentunya kami akan lakukan peningkatan pengamanan di perbatasan bersama dengan TNI dan instansi terkait," kata Agus di Kantor Divisi Humas Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (22/8/2013).
Agus juga mengaku, akan memutus rute peredaran senjata api ilegal yang masuk melalui jalur perbatasan. Salah satunya dengan cara melibatkan seluruh polisi di setiap negara yang berdekatan dengan wilayah Indonesia.
"Pasti. Kami memang menggandeng instansi lain untuk berupaya meningkatkan pengamanan diperbatasan," tandas Agus.
(stb)