Usai pensiun, Darmono sempat ditawari masuk parpol
Rabu, 21 Agustus 2013 - 16:19 WIB
Usai pensiun, Darmono sempat ditawari masuk parpol
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Wakil Jaksa Agung, Darmono yang telah memasuki masa pensiunnya pada 1 Juli 2013, mengakui dirinya mendapatkan banyak tawaran untuk masuk ke partai politik (parpol).
Namun, Darmono mengatakan, sampai saat ini dirinya masih belum tertarik untuk mengikuti kancah perpolitikan nasional seperti yang diinginkan banyak orang.
"Ada yang menawarkan saya untuk ikut politik. Tapi saya sebenarnya sama sekali tidak tertarik untuk ikut berpolitik," kata Darmono di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2013).
Saat disinggung apakah parpol mana yang mengajak Darmono untuk bergabung adalah Partai Demokrat, Darmono hanya tersenyum dan enggan mengomentari pertanyaan tersebut.
Selain itu, Darmono juga mengatakan bahwa setelah memasuki masa pensiunnya sebagai Wakil Jaksa Agung, kini Darmono mulai memasuki dunia profesional dengan menjabat sebagai Komisaris di PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
"Sekarang saya menjadi Komisaris di PT PPA (perusahaan pengelola aset) yang dulunya BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) dan legal advisor Sinar Mas, sebagai pengajar," tandas Darmono.
Namun, Darmono mengatakan, sampai saat ini dirinya masih belum tertarik untuk mengikuti kancah perpolitikan nasional seperti yang diinginkan banyak orang.
"Ada yang menawarkan saya untuk ikut politik. Tapi saya sebenarnya sama sekali tidak tertarik untuk ikut berpolitik," kata Darmono di Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (21/8/2013).
Saat disinggung apakah parpol mana yang mengajak Darmono untuk bergabung adalah Partai Demokrat, Darmono hanya tersenyum dan enggan mengomentari pertanyaan tersebut.
Selain itu, Darmono juga mengatakan bahwa setelah memasuki masa pensiunnya sebagai Wakil Jaksa Agung, kini Darmono mulai memasuki dunia profesional dengan menjabat sebagai Komisaris di PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA).
"Sekarang saya menjadi Komisaris di PT PPA (perusahaan pengelola aset) yang dulunya BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) dan legal advisor Sinar Mas, sebagai pengajar," tandas Darmono.
(maf)