Indonesia jadi tuan rumah Forum Kebijakan Internasional

Rabu, 21 Agustus 2013 - 02:05 WIB
Indonesia jadi tuan...
Indonesia jadi tuan rumah Forum Kebijakan Internasional
A A A
Sindonews.com - Tahun ini Indonesia ditunjuk UNESCO menjadi tuan rumah forum internasional. Forum Kebijakan Internasional ini berlangsung pada 20-22 Agustus di Jakarta.

Menurut Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal Informal (PAUDNI) Lydia Freyani Hawadie, ada 60 peserta dari Indonesia, serta 50 peserta dari 19 negara di kawasan Asia dan Afrika.

Antara lain Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, Timor Leste, Vietnam, Bangladesh, India, Nepal, Ethiopia dan Sudan Selatan.

Peserta tersebut terdiri dari kalangan pendidik, organisasi masyarakat, mitra swasta, pengelola Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM).

Pada pembukaan Forum Kebijakan Internasional ini juga diluncurkan laporan global pendidikan orang dewasa, atau second global report on adult learning and education (GRALE II).

GRALE II yang diterbitkan UNESCO Institute for Lifelong Learning,disusun berdasarkan data dari 141 negara yang menyajikan pandangan dari berbagai wilayah di dunia tentang pendidikan dan keaksaraan orang dewasa.

Pesan kunci pada GRALE II adalah, meskipun terdapat kemajuan global dalam hal penurunan jumlah tuna aksara, kelompok kurang beruntung ini masih tertinggal dan sulit memperoleh peluang pembelajaran bermutu.

Dari sudut pandang perubahan kondisi sosial, ekologi, demografi dan ekonomi pada abad 21, laporan ini menunjukkan bahwa investasi pada pendidikan formal, dan nonformal bagi penduduk berusia 15 tahun ke atas dapat sangat bermanfaat di negara mana pun.

Sebelumnya, UNESCO Instutite for Lifelong Learning (UIL), menjadikan Indonesia sebagai panutan (role model) pemberantasan tuna aksara. Indonesia berhasil menuntaskan target pemberantasan tuna aksara lebih cepat.

Indonesia mendapat gelar kehormatan ini karena target penyandang buta aksara sebesar 7,5 juta orang pada tahun 2015, sudah dapat dituntaskan pada tahun 2010. Bahkan, pada tahun 2011, jumlah buta aksara sudah berkurang menjadi 6,7 juta orang.
(stb)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Brigjen LMI Jadi Tersangka...
Brigjen LMI Jadi Tersangka Korupsi MBG, Qodari: Hukum Harus Tegak Tanpa Pandang Bulu
PDIP Balas PSI yang...
PDIP Balas PSI yang Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah': Jangan Terlalu Sombong!
KPK Ungkap Asal Usul...
KPK Ungkap Asal Usul Uang Dalam Amplop yang Ditinggal Bupati Kuansing saat Audiensi ke Menhut
Tekan Angka Kematian...
Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, Menhaj: Istithaah Kesehatan Jadi PR
Menhut Akui Terima Amplop...
Menhut Akui Terima Amplop dari Bupati Kuansing, KPK: Mestinya Laporkan Dugaan Gratifikas
Penasihat Ahli Kapolri:...
Penasihat Ahli Kapolri: Irjen Pol Pipit Rismanto Segera Dilantik Jadi Kapolda Jabar
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved