TB Hasanudin: Intelijen kita kewalahan

Selasa, 20 Agustus 2013 - 18:39 WIB
TB Hasanudin: Intelijen...
TB Hasanudin: Intelijen kita kewalahan
A A A
Sindonews.com - Dalam kurun beberapa bulan terakhir, sejumlah kekacauan terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah pengeboman kantor polisi di Tasikmalaya, pengeboman Wihara, penembakan polisi, hingga terakhir kerusuhan di Lapas Labuan Ruku.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanudin menyoroti kinerja intelijen yang ada saat ini. Mereka terkesan kecolongan dengan sejumlah kejadian yang ada.

"Saya melihatnya intelijen cenderung agak kewalahan," ujar TB Hasanudin di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/8/2013).

Dari waktu ke waktu, jumlah intelijen di Indonesia terus bertambah. Tapi kualitas mereka tidak sebanding dengan penambahan intelijen itu sendiri. Kondisi penurunan kualitas intelijen itu menurutnya terjadi sekira enam hingga tujuh tahun lalu.

"Dulu istilahnya ada jarum jatuh pun intelijen tahu. Tapi kalau sekarang kenapa setelah terjadi ledakan (intelijen baru berangkat ke TKP," ungkapnya.

Disinggung berbagai kekacauan yang ada di Indonesia saat ini, ada banyak penyebabnya. "Saya kira semua terkompilasikan mulai masalah ekonomi, lapangan kerja yang sulit, transportasi yang semakin semrawut, ada bencana, ujung-ujungnya keamanan pun goyah," tutur TB Hasanudin.

Ia lalu mengatakan setuju soal penambahan polisi pada 2014 sebanyak 26 ribu. "Tapi kualitasnya harus ditambah, diberi pelatihan-pelatihan yang baik," tegasnya.

TB Hasanudin menegaskan agar polisi punya kemampuan mumpuni. "Jangan sampai duel dengan penjahat, polisi kok kalah. Itu kan prihatin, kasihan," kata pria yang juga menjabat sebagai ketua DPD PDIP Jawa Barat itu.
(kri)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Sidoarjo Digeledah
Cegah Gangguan Keamanan...
Cegah Gangguan Keamanan di Rutan, Petugas Geledah Kamar Napi
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Jelang Nataru, Kapolsek...
Jelang Nataru, Kapolsek Jagakarsa Minta Masyarakat Waspadai Gangguan Keamanan
Polres Bandara Soetta...
Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
Intelijen AS Minta ISIS...
Intelijen AS Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved