Polri akan tindak tegas ormas langgar hukum
Selasa, 13 Agustus 2013 - 10:59 WIB
Polri akan tindak tegas ormas langgar hukum
A
A
A
Sindonews.com - Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Mabes Polri, Irjen Pol Badrodin Haiti menegaskan, pihaknya akan menindak tegas organisasi kemasyarakat (ormas) atau kelompok masyarakat yang membuat kondisi keamanan terganggu.
“Yang jelas siapapun yang melakukan pelanggaran hukum pasti kita tindak. Semua yang melanggar hukum tentu kita akan tindak sesuai prosedur,” kata Badrodin usai serah terima jabatan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2013).
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menilai indikator ancaman aksi terorisme di Indonesia belakangan ini terus meningkat bahkan mudah untuk dilihat. "Indikator ancaman terorisme di dalam negeri akhir-akhir ini sudah lebih dari cukup, bahkan sangat gamblang," jelas pria yang akrab disapa Bamsoet ini melalui pesan singkatnya, Minggu 11 Agustus 2013.
Untuk itu, Bamsoet meminta agar aparat keamanan meningkatkan kewaspadaannya khususnya atas kejadian akhir-akhir ini. "Artinya, ada alasan sangat kuat dan relevan bagi aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan," terangnya.
"Apalagi, serangkaian peristiwa berbau kejahatan terorisme sudah merongrong sistem keamanan dalam negeri yang terjadi menjelang akhir bulan Ramadhan, baru-baru ini," lanjutnya.
Dengan serangkaian itu, politikus Partai Golkar ini pun kembali menilai jika indika ancaman terorisme di tanah air meningkat. "Tidak hanya ledakan bom di Wihara Ekayana, tetapi saya juga melihat rangkaian kasus penembakan prajurit polisi serta serangan terhadap fasilitas Polri sebagai indikator tentang menguatnya ancaman terorisme di dalam negeri," tuntasnya.
“Yang jelas siapapun yang melakukan pelanggaran hukum pasti kita tindak. Semua yang melanggar hukum tentu kita akan tindak sesuai prosedur,” kata Badrodin usai serah terima jabatan di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (13/8/2013).
Sebelumnya, anggota Komisi III DPR RI Bambang Soesatyo menilai indikator ancaman aksi terorisme di Indonesia belakangan ini terus meningkat bahkan mudah untuk dilihat. "Indikator ancaman terorisme di dalam negeri akhir-akhir ini sudah lebih dari cukup, bahkan sangat gamblang," jelas pria yang akrab disapa Bamsoet ini melalui pesan singkatnya, Minggu 11 Agustus 2013.
Untuk itu, Bamsoet meminta agar aparat keamanan meningkatkan kewaspadaannya khususnya atas kejadian akhir-akhir ini. "Artinya, ada alasan sangat kuat dan relevan bagi aparat keamanan untuk meningkatkan kewaspadaan," terangnya.
"Apalagi, serangkaian peristiwa berbau kejahatan terorisme sudah merongrong sistem keamanan dalam negeri yang terjadi menjelang akhir bulan Ramadhan, baru-baru ini," lanjutnya.
Dengan serangkaian itu, politikus Partai Golkar ini pun kembali menilai jika indika ancaman terorisme di tanah air meningkat. "Tidak hanya ledakan bom di Wihara Ekayana, tetapi saya juga melihat rangkaian kasus penembakan prajurit polisi serta serangan terhadap fasilitas Polri sebagai indikator tentang menguatnya ancaman terorisme di dalam negeri," tuntasnya.
(maf)