Irman Gusman yakin bisa jadi presiden ke-7
Rabu, 10 Juli 2013 - 19:05 WIB
Irman Gusman yakin bisa jadi presiden ke-7
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman percaya diri, jika langkahnya di konvensi Partai Demokrat akan mulus hingga menjadi presiden.
Menurutnya, pertanda itu dapat dilihat dari banyaknya nomor tujuh yang dianggapnya memiliki kesamaan dengannya.
"Buat saya sudah jelas, diumumkan tanggal tujuh bulan tujuh (Juli), oleh partai nomor tujuh (Partai Demokrat), dengan kriteria tujuh itu, untuk milih RI ketujuh dan mobil saya (pelat nomor) RI 7. Itu kan ilmu numerologi katanya," kata Irman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2013).
Dirinya menegaskan, kalau jabatan yang diembannya sudah menjadi presiden namun belum untuk kelas eksekutif. "Sekarang pun jabatan saya sudah presiden juga, sebagai presiden senat. Jadi enggak jauh-jauh amat dengan Presiden RI. Hanya bedanya, ini mencari presiden eksekutif," imbuhnya.
Kendati percaya diri, namun Irman tetap siap jika pada akhirnya cita-citanya itu tidak kesampaian. "Kalau tidak terpilih enggak apa-apa, toh saya keliling Indonesia juga. Saya jatuh ke kasur juga," jelasnya.
Yang terpenting bagi dia adalah Partai Demokrat telah membentuk mekanisme positif dengan mengadakan konvensi, untuk menjaring calon presiden (capres) yang akan dimajukan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
"Konvensi itu saya apresiasi. Buat saya itu baik untuk bangun demokrasi Indonesia. Saya termasuk dari bagian yang melakukan reformasi juga tahun 90-an. Jadi saya tahu persis perjalanan bangsa ini," tuntasnya.
Menurutnya, pertanda itu dapat dilihat dari banyaknya nomor tujuh yang dianggapnya memiliki kesamaan dengannya.
"Buat saya sudah jelas, diumumkan tanggal tujuh bulan tujuh (Juli), oleh partai nomor tujuh (Partai Demokrat), dengan kriteria tujuh itu, untuk milih RI ketujuh dan mobil saya (pelat nomor) RI 7. Itu kan ilmu numerologi katanya," kata Irman di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2013).
Dirinya menegaskan, kalau jabatan yang diembannya sudah menjadi presiden namun belum untuk kelas eksekutif. "Sekarang pun jabatan saya sudah presiden juga, sebagai presiden senat. Jadi enggak jauh-jauh amat dengan Presiden RI. Hanya bedanya, ini mencari presiden eksekutif," imbuhnya.
Kendati percaya diri, namun Irman tetap siap jika pada akhirnya cita-citanya itu tidak kesampaian. "Kalau tidak terpilih enggak apa-apa, toh saya keliling Indonesia juga. Saya jatuh ke kasur juga," jelasnya.
Yang terpenting bagi dia adalah Partai Demokrat telah membentuk mekanisme positif dengan mengadakan konvensi, untuk menjaring calon presiden (capres) yang akan dimajukan dalam Pemilu Presiden (Pilpres) 2014.
"Konvensi itu saya apresiasi. Buat saya itu baik untuk bangun demokrasi Indonesia. Saya termasuk dari bagian yang melakukan reformasi juga tahun 90-an. Jadi saya tahu persis perjalanan bangsa ini," tuntasnya.
(maf)