WHO dukung pelarangan iklan & sponsor tembakau

Jum'at, 31 Mei 2013 - 23:13 WIB
WHO dukung pelarangan...
WHO dukung pelarangan iklan & sponsor tembakau
A A A
Sindonews.com - Perwakilan World Health Organization (WHO) untuk Indonesia Kanchit Limpakarnjanarat mengatakan, WHO mendukung peraturan dan pengawasan konsumsi tembakau. Diperkirakan setiap tahunnya di Asia Tenggara 1,3 juta orang meninggal karena penyakit ditimbulkan rokok.

Menurutnya, pelarangan iklan dan sponsor tembakau adalah salah satu cara paling murah untuk menurunkan permintaan terhadap produk tembakau.

"Pelarangan sepenuhnya terhadap iklan, promosi dan sponsor dapat menurunkan konsumsi tembakau hingga 7 persen hingga 16 persen di beberapa negara," ujar saat ditemui pada puncak peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) di Kemenkes Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Kanchit mengatakan, di kawasan Asia Tenggara beberapa negara telah menerapkan peraturan yang ketat untuk melindung masyarakat. Di Bangladesh, amandemen peraturan tembakau telah disetujui parlemen pada 29 April 2013, sedangkan di India dan Myanmar telah menaikan pajak rokok.

"Baru-baru ini Menkes Thailand mengumumkan pemberlakuan gambar peringatan kesehatan pada 85 persen luas permukaan rokok," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, penelitian 1 dari 10 murid sekolah memiliki barang yang berlogokan merek rokok, dan 1 di antara 10 murid pernah ditawari rokok gratis oleh perusahaan rokok. Sedangkan, 7 dari 10 murid mengatahui merek rokok saat menonton acara olahraga di televisi.

Untuk itu, penegakan hukum dan pemberian sanksi bersamaan dengan penyuluhan kepada masyarakat sangat diperlukan. "Komitmen yang tegas dari pemerintah haruslah ditegakan. Karena pelarangan terpadu bagi iklan dan sponsor," tegasnya.
(kri)
Berita Terkait
Buruh Rokok Tolak RUU...
Buruh Rokok Tolak RUU Kesehatan
Senat AS Loloskan Paket...
Senat AS Loloskan Paket RUU Anti Teknologi China
Loloskan RUU Anti Teknologi...
Loloskan RUU Anti Teknologi China, Beijing: AS Paranoid!
Ditekan Barat, Presiden...
Ditekan Barat, Presiden Uganda Tolak Teken RUU Anti-LGBT
Pasal Tembakau dalam...
Pasal Tembakau dalam RUU Kesehatan Dinilai Berpotensi Mematikan Industri Rokok
BEI Bikin Indeks Saham...
BEI Bikin Indeks Saham yang Anti-Kontroversi: Saham Rokok Masuk di Dalamnya
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Negara Asia Diam-diam...
5 Negara Asia Diam-diam Dukung Israel, Salah Satunya Mayoritas Muslim
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved