Demokrat niat gaet tokoh, demi dongkrak elektabilitas
Rabu, 17 April 2013 - 08:30 WIB
Demokrat niat gaet tokoh, demi dongkrak elektabilitas
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat diyakini akan terus berburu tokoh-tokoh yang dinilai memiliki potensi dan massa pendukung. Putri kedua Gus Dur, Yenny Wahid bisa jadi tokoh wanita yang diincar sejak lama, terlebih kendaraan politik Yenny di PKB waktu itu didera konflik internal.
Sayangnya, belum juga resmi menjadi kader Demokrat, Yenny mengurungkan niatnya dengan alasan ajakan Demokrat itu terlambat hadirnya.
"Demokrat terus merosot, menuju Pemilu 2014 ini ia harus bekerja keras mendapatkan kader yang bisa menolong Demokrat dari keterpurukan," ujar pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi ketika dihubungi, Rabu (17/4/2013).
Tokoh-tokoh yang memiliki massa dan dukungan suara sangat dicari partainya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
"Itu yang dilakukan Demokrat adalah bagian dari strategi untuk mendongkrak suara Demokrat terus merosot," tukasnya.
Seperti diketahui, suara Partai Demokrat terus menunjukan penurunan. Dari beberapa survei yang dilakukan oleh lembaga survei, Partai Demokrat selalu berada di urutan bawah. Bahkan berada di bawah Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Belakangan Partai Demokrat rajin mencari tokoh yang dianggap berpengaruh di masyarakat. Yenny Wahid, salah seorang yang digadang-gadang akan bergabung dengan partai berlambang Mercy itu. Namun, ternyata Yenny membatalkan.
Sayangnya, belum juga resmi menjadi kader Demokrat, Yenny mengurungkan niatnya dengan alasan ajakan Demokrat itu terlambat hadirnya.
"Demokrat terus merosot, menuju Pemilu 2014 ini ia harus bekerja keras mendapatkan kader yang bisa menolong Demokrat dari keterpurukan," ujar pengamat politik dari Universitas Airlangga (Unair) Airlangga Pribadi ketika dihubungi, Rabu (17/4/2013).
Tokoh-tokoh yang memiliki massa dan dukungan suara sangat dicari partainya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini.
"Itu yang dilakukan Demokrat adalah bagian dari strategi untuk mendongkrak suara Demokrat terus merosot," tukasnya.
Seperti diketahui, suara Partai Demokrat terus menunjukan penurunan. Dari beberapa survei yang dilakukan oleh lembaga survei, Partai Demokrat selalu berada di urutan bawah. Bahkan berada di bawah Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Belakangan Partai Demokrat rajin mencari tokoh yang dianggap berpengaruh di masyarakat. Yenny Wahid, salah seorang yang digadang-gadang akan bergabung dengan partai berlambang Mercy itu. Namun, ternyata Yenny membatalkan.
(lns)