10,6 juta siswa akan ikut UN
Minggu, 07 April 2013 - 23:27 WIB
10,6 juta siswa akan ikut UN
A
A
A
Sindonews.com - 10.693.866 siswa SMA/SMP/SD akan melaksanakan Ujian Nasional (UN) pada April-Mei ini. Pelaksanaan diperketat mulai dari soal hingga sanksi.
Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Aman Wirakartakusumah mengatakan, UN SMA akan dimulai oleh siswa SMA pada 15-18 April. Sementara UN susulan berlangsung satu minggu kemudian pada 22-25 April.
Pada tahun ini jumlah siswa SMA yang mengikuti UN sebanyak 1.268.834 siswa, MA 331.177 siswa, SMK 1.131.006 siswa, SMA LB 1.189 siswa, dan Paket C 191.917 dan paket kejuruan sebanyak 56 siswa.
Aman melanjutkan, untuk UN SMP dan sederajat dimulai pada 22 April - 25 April 2013 dan UN susulan 29 April-2 Mei 2013. Sedangkan UN SD dan sederajat akan diselenggarakan pada 6 Mei-8 Mei, dan UN susulan 13 Mei - 15 Mei 2013.
"Bagi siswa yang sedang dirawat di rumah sakit maka ujiannya akan dilakukan di sana. Sedangkan bagi yang mengikuti kompetisi di luar negeri dapat mengikuti ujian susulan," kata Aman, di Jakarta, Minggu (7/4/2013).
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini siswa yang mengikuti Paket A, B dan C akan mengikuti ujian dengan tanggal yang sama dengan sekolah umum. Aman menjelaskan, pemerintah akan mengirim petugas ke sekolah luar biasa untuk memberikan pendampingan bagi siswa.
"Siswa tuna netra akan diberikan soal braile dengan soal yang akan dibacakan petugas. Waktu yang diberikan pun mendapat tambahan 40 menit, dengan jeda waktu 30 detik," ungkapnya.
Kepala Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Aman Wirakartakusumah mengatakan, UN SMA akan dimulai oleh siswa SMA pada 15-18 April. Sementara UN susulan berlangsung satu minggu kemudian pada 22-25 April.
Pada tahun ini jumlah siswa SMA yang mengikuti UN sebanyak 1.268.834 siswa, MA 331.177 siswa, SMK 1.131.006 siswa, SMA LB 1.189 siswa, dan Paket C 191.917 dan paket kejuruan sebanyak 56 siswa.
Aman melanjutkan, untuk UN SMP dan sederajat dimulai pada 22 April - 25 April 2013 dan UN susulan 29 April-2 Mei 2013. Sedangkan UN SD dan sederajat akan diselenggarakan pada 6 Mei-8 Mei, dan UN susulan 13 Mei - 15 Mei 2013.
"Bagi siswa yang sedang dirawat di rumah sakit maka ujiannya akan dilakukan di sana. Sedangkan bagi yang mengikuti kompetisi di luar negeri dapat mengikuti ujian susulan," kata Aman, di Jakarta, Minggu (7/4/2013).
Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini siswa yang mengikuti Paket A, B dan C akan mengikuti ujian dengan tanggal yang sama dengan sekolah umum. Aman menjelaskan, pemerintah akan mengirim petugas ke sekolah luar biasa untuk memberikan pendampingan bagi siswa.
"Siswa tuna netra akan diberikan soal braile dengan soal yang akan dibacakan petugas. Waktu yang diberikan pun mendapat tambahan 40 menit, dengan jeda waktu 30 detik," ungkapnya.
(maf)