Tak aneh jika lingkaran Istana bela SBY

Selasa, 02 April 2013 - 08:27 WIB
Tak aneh jika lingkaran...
Tak aneh jika lingkaran Istana bela SBY
A A A
Sindonews.com - Pernyataan Juru Bicara (Jubir) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Julian Aldrin Pasha meminta, kepada semua pihak untuk tidak membesarkan soal terpilihnya SBY sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat.

Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Indria Samego menilai, pernyataan Julian adalah hal yang wajar sebagai bagian di dalam lingkaran Istana. Menurutnya, akan lain persoalannya jika Julian berada di luar kekuasaan.

"Orang dalam (Istana) tidak aneh jika berbicara demikian, mana mungkin mau menyatakan sesuatu yang berseberangan dari Presiden SBY, hanya cari selamat saja itu," kata Samego ketika dihubungi Sindonews, Selasa (2/4/2013).

Lebih lanjut dia mengatakan, negara ini dalam bahaya jika terus diisi oleh orang-orang yang berpikiran pragmatis dan hanya mementingkan individu dan kelompoknya saja. "Saat ini jangan harap negeri ini bisa selamat, kalau terus diatur oleh orang-orang pragmatis," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Julian meminta agar terpilihnya SBY sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat tak perlu dibesar-besarkan. "Jadi, saya kira tidak perlu dibesar-besarkan," ujar Julian di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin 1 April 2013.

Dia mengatakan, SBY tetap fokus pada tugasnya sebagai Presiden. "Tentu sebagaimana yang disampaikan Presiden terpilih menjadi Ketum Partai Demokrat. Pak SBY menerima permintaan dari DPC dan DPD Partai Demokrat untuk menjadi ketua umum," terangnya.

Menurutnya, alasan SBY menerima permintaan DPC dan DPD menjadi Ketum Demokrat itu untuk menyelamatkan partai dari berbagai konflik internal, serta merosotnya elektabilitas partai.

"Dan di dalam melaksanakan tugas-tugas kepala negara dan kepala pemerintahan, dia tidak ingin itu dikurangi atau diganggu oleh aktivitas partai dalam posisi Ketua Umum (Demokrat)," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Kasus Dadan Cs, Saut...
Kasus Dadan Cs, Saut Situmorang: Semua hingga Eselon Terkecil Harus Bertanggung Jawab
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Sahroni: Urusin HAM Saja
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved