Optimalisasi keterampilan tingkatkan kompetensi siswa

Jum'at, 15 Maret 2013 - 18:29 WIB
Optimalisasi keterampilan...
Optimalisasi keterampilan tingkatkan kompetensi siswa
A A A
Sindonews.com - Meski pengembangan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terus digenjot pada saat ini, persoalan fasilitas dan sarana pendidikan masih jadi kendala dalam pengembangan ketrampilan peserta didiknya. Bahkan di DIY, baru sekitar 20 persen dari total 203 SMK yang memiliki fasilitas dan sarana pendidikan yang memadai.

"Kalaupun punya fasilitas untuk praktik, kadangkala sudah kuno dan tidak layak pakai," ujar Kepala Balai Latihan Pendidikan Teknik (BLPT) DIY Teguh Raharjo kepada wartawan di kantornya, Jumat (15/3/2013).

Persoalan tersebut, menurut Teguh sangat merugikan siswa SMK. Sebab mereka tidak mendapatkan pendidikan keterampilan yang optimal saat lulus dan terjun ke dunia kerja.

Padahal, pemerintah terus mendorong pertumbuhan jumlah SMK di Indonesia dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pendidikan vokasional seperti SMK.

Tanpa diimbangi fasilitas dan sarana pendidikan yang memadai, maka bukan SDM profesional yang bisa diwujudkan dalam program itu namun justru jumlah pengangguran terdidik yang mucul.

Karenanya, BLPT DIY berupaya menggandeng Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (dikpora) DIY untuk mengoptimalisasi kompetensi siswa SMK di DIY. BLPT DIY memiliki fasilitas dan sarana pengembangan ketrampilan yang lengkap untuk dapat dimanfaatkan para siswa SMK.

"Kami tengah menjajaki kerjasama ini, ditargetkan tahun depan program kerjasama pelatihan bagi siswa SMK ini dapat dilaksanakan. Saat ini kami melakukan pemetaan SMK yang kekurangan fasilitas serta mensosialisasikan program ini ke sekolah-sekolah tersebut," jelasnya.

Teguh menyebutkan, model pelatihan siswa SMK bisa dilakukan dalam dua model. Siswa bisa datang ke BLPT DIY untuk mengikuti pelatihan selama satu periode. Mereka disediakan tempat menginap, terutama bagi siswa SMK yang berasal sekolah pinggiran.

Selain itu, sekolah bisa mengundang mentor-mentor dari BLPT untuk melaksanakan pelatihan di sekolah. BLPT akan menyediakan fasilitas dan sarana yang dibutuhkan ke sekolah yang membutuhkan.

"Pembiayaannya nanti bisa sharing antara pemda di provinsi dan kabupaten/kota. Bisa saja dengan menggunakan BOS atau lainnya. Diharapkan program ini akan mendukung program DIY sebagai kota pendidikan terkemuka di Asia," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Kortas Tipikor Tetapkan...
Kortas Tipikor Tetapkan Eks Dirut PTPN XI Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pabrik Gula Assembagoes
NU, Antara Tradisi Pesantren,...
NU, Antara Tradisi Pesantren, Profesionalisme Organisasi, dan Kemandirian Ekonomi
KPK Geledah Kantor Suhardiman...
KPK Geledah Kantor Suhardiman Amby hingga Rumah Tersangka Kasus Bupati Kuansing
PM Modi: India Siap...
PM Modi: India Siap Pasok Obat-obatan hingga Benih Gandum ke Indonesia
PNM Buka Lapangan Kerja...
PNM Buka Lapangan Kerja bagi Puluhan Ribu Lulusan SMA-SMK dari Keluarga Prasejahtera
Perkuat Konektivitas...
Perkuat Konektivitas RI-India, Prabowo Dukung Pembangunan Pelabuhan di Andaman dan Nikobar
Infografis
Bina Siswa Nakal di...
Bina Siswa Nakal di Barak Militer, Maarif Institut: Berpotensi Merusak Sistem Pendidikan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved