Gelar KLB, tanda tangan Ketum mendesak untuk DCS

Senin, 11 Maret 2013 - 03:59 WIB
Gelar KLB, tanda tangan...
Gelar KLB, tanda tangan Ketum mendesak untuk DCS
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik dari Lembaga Survei Indobaromer, M Qodari mengatakan, keputusan Partai Demokrat untuk segera menggelar kongres Luar Biasa (KLB) bisa ditafsirkan tiga hal.

"Ada tiga kemungkinan yang menurut saya kenapa SBY tunjuk atau perintahkan Jero Wacik untuk menyiapkan KLB," ujar Qodari melalui pesan singkat kepada Sindonews, Minggu (10/3/2013) malam.

Menurutnya, internal Demokrat sudah mengetahui bahwa Daftar Calon Sementara (DCS) dan Daftar Calon Tetap (DCT) Partai Demokrat hanya bisa ditanda tangani oleh ketua umum (Ketum) definitif pengganti Anas Urbaningrum.

"Pertama, sudah ada info dari KPU bahwa hanya tanda tangan ketua umum definitif lah yang diterima untuk DCS Partai Demokrat," ujarnya.

Kedua, sambung Qodari, Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingin memastikan bahwa ketua umum baru bisa mengkonsolidasikan internal partai dan seluruh kader. Sehingga, persoalan ketua umum tidak menjadi penghalang untuk menyatukan kader.

"Ketiadaan ketum definitif membuat transisi Partai Demokrat jadi berkepanjangan," imbuhnya.

Ketiga, dengan adanya ketum baru hasil dari KLB, maka posisi Anas Urbaningrum yang berhenti sebagai ketua umum menjadi jelas. Menurutnya, statemen Anas Urbaningrum yang menyatakan berhenti dan bukan mundur sebagai ketua umum dari partai berlambang mercy ini masih menimbulkan multitafsir.

"Terpilihnya ketum baru produk KLB dapat menghentikan polemik soal jabatan Ketum PD saat ini," ujarnya.

Qodari melihat, inisiatif KLB dari Majelis tinggi sudah tepat. Jika DPD atau DPC yang mendesak maka akan timbul opini bahwa SBY tidak memahami aspirasi pengurus daerah dan bisa meruntuhkn wibawa SBY.
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved