Yogya jadi pusat pendidikan inklusi di ASEAN

Rabu, 06 Maret 2013 - 20:18 WIB
Yogya jadi pusat pendidikan...
Yogya jadi pusat pendidikan inklusi di ASEAN
A A A
Sindonews.com - Unesco organisasi PBB yang mengurusi pendidikan, akan menjadikan Yogyakarta sebagai pusat pengembangan pendidikan inklusi (pendidikan bagi anak yang berkebutuhan khusus di sekolah regular) di kawasan ASEAN.

Head Of Social and Human Sciences Unecso ASEAN, Charif Ahmimed melakukan kerjasama dengan pemerintah kota (Pemkot) Yogyakarta soal pengembangan pendidikan inklusi tersebut.

"Di mana hasil dari pengembangan itu, nantinya juga akan diterapkan di kota dan kabupatan lain di Indonesia dan beberapa negara ASEAN, seperti Malaysia, Philipina dan Timur Leste," kata Ahmimed, usai bertemu Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti, Rabu (6/3/2013).

Menurutnya, terpilihnya Yogya sebagai percontohan pendidikan inklusif, karena daerah tersebut Yogya memiliki komitmen dalam hal pendidikan inklusi tersebut. Hal itu terbukti dengan Yogyakarta meraih penghargaan dari pusat dalam bidang pendidikan.

“Selain itu, Yogyakarta juga memilki banyak organisasi dan institusi pendidikan yang bisa membantu program pengembangan pendidikan inklusi tersebut,” ujarnya.

Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan, untuk pengembangan pendidikan inklusi ini, Yogyakarta bukan hanya fokus pada pendidikan saja. Menurutnya, Yogya juga didukung dengan sarana dan prasarana serta infrastruktur yang mendukung pendidikan inklusi tersebut.

“Nantinya sekolah inklusi ini tidak hanya meluluskan siswa, namun lulusan itu juga memiliki keahlian,” harapnya.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Yogyakarta, Sugeng M Subono mengatakan, saat ini jumlah sekolah inklusi yang ada di Yogyakarta dari jenjang TK hingga SMA ada 33 sekolah.

"Terdiri dari TK 2 sekolah, SD 19 sekolah, SMP 5 sekolah, SMA 3 sekolah dan SMK 4 sekolah. Sedangkan jumlah siswa inklusi mencapai 288 orang," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
Prabowo dan Narendra...
Prabowo dan Narendra Modi Resmikan Konservasi Candi Prambanan Pagi Ini
PBNU Tetapkan Ponpes...
PBNU Tetapkan Ponpes Tambakberas Jombang Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU
Bupati Kuansing Minta...
Bupati Kuansing Minta Jatah dari 914 Petani terkait Pengurusan Pelepasan Kawasan Hutan
Prabowo Cerita di Depan...
Prabowo Cerita di Depan Modi, Mengaku Punya DNA India
Momen Prabowo Beri Angklung...
Momen Prabowo Beri Angklung ke Presiden Narendra Modi Jadi Bukti Simbol Persahabatan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved