Ada upaya Inpres Kamtibmas diujikan ke MA

Kamis, 14 Februari 2013 - 16:09 WIB
Ada upaya Inpres Kamtibmas...
Ada upaya Inpres Kamtibmas diujikan ke MA
A A A
Sindonews.com - Pengamat Kepolisian dan Dosen Kriminolog Universitas Indonesia (UI), Bambang Widodo Umar menentang keras terbitnya Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2013 tentang penanganan gangguan keamanan nasional.

Karena itu, untuk menentang adanya Inpres terkait Keamanan dan Ketertiban Nasional (Kamtibmas) tersebut, Bambang mengusahakan agar bisa diuji materil ke Mahkamah Agung (MA).

"Inpres ini perlu diajukan ke judicial review, karena Inpres ini materinya ada yang bertentangan dengan Undang-undang (UU)," jelas Bambang dalam Musyawarah Akbar Demi Kedaulatan Bangsa di Kantor PP Muhamadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2013).

Dia melanjutkan, jika hal ini dibiarkan, bukan tidak mungkin akan meningkatnya pelanggaran keamanan yang dilakukan aparat keamanan, terlebih ketika tensi keamanan di tahun 2014 diprediksi akan meningkat.

"Di tahun 2014 kondisi keamanan tidak menurun, tetapi bisa lebih berat, dengan itu maka bisa pelanggaran aparat bisa meningkat dengan alasan menjaga keamanan," tegasnya.

Menurutnya, hingga saat ini Inpres belum dibutuhkan oleh masyarakat karena dirinya berpendapat keamanan belum berpihak ke rakyat.

"Jadi yang harus diwaspadai, masuknya unsur militer untuk amankan dalam negeri, kita khawatir cara bertindaknya tidak berdasarkan penegak hukum, tentu melanggar hukum. Karena sekarang keamanan belum sepenuhnya berpihak pada rakyat, masih banyak hal yang bisa dijualbelikan, jadi kita harus judicial review Inpres ini," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gangguan Keamanan Jakarta...
Gangguan Keamanan Jakarta Paling Banyak Dilaporkan melalui Kanal Pemprov DKI
Antisipasi Gangguan...
Antisipasi Gangguan Keamanan, Blok Hunian Lapas Sidoarjo Digeledah
Cegah Gangguan Keamanan...
Cegah Gangguan Keamanan di Rutan, Petugas Geledah Kamar Napi
Deteksi Dini Penting...
Deteksi Dini Penting untuk Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban
Jelang Nataru, Kapolsek...
Jelang Nataru, Kapolsek Jagakarsa Minta Masyarakat Waspadai Gangguan Keamanan
Polres Bandara Soetta...
Polres Bandara Soetta Antisipasi Gangguan Keamanan saat Pemilu 2024
Berita Terkini
BPIP Gelar Penguatan...
BPIP Gelar Penguatan Kebajikan Pancasila, Marinus Gea: Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan
DPR Desak Pengadaan...
DPR Desak Pengadaan Gembok Rp92,5 Miliar di Ditjenpas Diaudit
Roy Suryo Soroti Karya...
Roy Suryo Soroti Karya Jurnalistik Dijadikan Bukti dalam Dakwaan Dokter Tifa
Menhut Tegaskan Amplop...
Menhut Tegaskan Amplop Bupati Kuansing Dikembalikan dan Tak Ada Pelepasan Hutan
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved