Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru

Kamis, 31 Januari 2013 - 21:21 WIB
Kemendikbud bentuk tim...
Kemendikbud bentuk tim untuk pantau kurikulum baru
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan membentuk empat tim pengawas yang bertanggung jawab pada kurikulum baru.

Mendikbud M Nuh mengatakan, akan ada empat tim pengawas, yakni tim pengawas pelatihan guru, tim pendampingan, tim khusus perbukuan dan tim monitoring dan evaluasi.

Mereka akan bekerja mulai tahun ini hingga siklus pentahapan kurikulum baru rampung 2015 mendatang. Tim pengawas akan dibentuk hingga ke daerah dimana Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) yang ada di daerah akan menjadi perpanjangan tangan Kemendikbud.

Mendikbud menjelaskan, keempat tim pengawas ini penting karena dalam implementasi kurikulum Kemendikbud tidak menerapkan proses ujicoba melainkan pentahapan.

Namun bukan berarti melalui pentahapan ini tidak boleh ada koreksi oleh karena itu Mendikbud menganggap tim pengawas ini penting untuk menerima dan menganalisis evaluasi.

“Tim langsung kami bentuk sekarang sebagai bagian dari pendampingan,” katanya di Gedung Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2013).

Dia menjelaskan, substansi kurikulum ini sebetulnya sederhana dan mudah diimplementasikan. Dia mencontohkan, penghapusan mata pelajaran IPS di kelas 1 SD yang dihapus sebenarnya untuk mempermudah para guru untuk mengajar.

Selain itu dengan penghapusan ini maka anak yang mau masuk sekolah SD tidak perlu lagi ujian baca tulis dan malah membuat mereka harus belajar membaca di kelas ini.

Mendikbud melanjutkan, tim perbukuan juga akan mengawasi pencetakan buku. Pada kurikulum ini, ujarnya, pencetakan buku akan terbagi dua yakni Kemendikbud akan mencetak buku untuk siswa SD sebanyak 20.930.308 eksemplar dan buku pegangan guru SD sebanyak 1.668.358 eksemplar.

M Nuh menjelaskan, Kemendikbud ambil alih pencetakan buku karena tidak ada anggaran di Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditransfer ke daerah untuk penggandaan puluhan juta buku baru itu.

Sementara untuk penggandaan buku di jenjang SMP, SMA dan SMK diserahkan ke kabupaten kota yang dianggap memiliki anggaran cukup untuk itu.

Jumlah buku yang harus dicetak untuk SMP yaitu 39.190.436 eksemplar dimana pemerintah akan menambahi dana ke kabupaten kota sebanyak Rp93 miliar. Sedangkan untuk SMA sebanyak 2.211.021 eksemplar dan SMK sebanyak 1.765.332 eksemplar.

“Isi bukunya sama seperti yang kami susun. Dummy (tiruan) buku akan kami kirim. Yang membedakan hanyalah siapa yang menggandakan," ucapnya.

Mendikbud menjelaskan, tanggung jawab penggandaan buku utntuk jenjang diatas SD juga dimaksudkan untuk mempermudah transportasi penyebaran buku. Nuh memperkirakan, harga buku rata-rata Rp17.000 dengan target penyusunan buku selesai pada Februari.

Tender diperkirakan menghabiskan waktu sampai 45 hari sehingga dia optimis pengadaan buku akan selesai pada pertengahan Juni.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
DPR Minta Komjak Proaktif...
DPR Minta Komjak Proaktif Awasi Penanganan Perkara Febrie Adriansyah
Mengapa Orang Baik Memilih...
Mengapa Orang Baik Memilih Diam?
Langkah Menhut Dinilai...
Langkah Menhut Dinilai Berhasil Pulihkan Kepercayaan Investor Perdagangan Karbon
Kejagung Pelajari Alat...
Kejagung Pelajari Alat Bukti Kasus Febrie Adriansyah dari Polri
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved