Pendidikan DIY sudah terapkan student oriented

Selasa, 22 Januari 2013 - 16:10 WIB
Pendidikan DIY sudah...
Pendidikan DIY sudah terapkan student oriented
A A A
Sindonews.com - Enam mahasiswa asal Universitas Putra Malaysia mengunjung Yogyakarta untuk mengetahui kondisi pendidikan di Indonesia. Para mahasiswa peserta program pertukaran mahasiswa di UNY itu mengakui, perbedaan yang cukup besar dalam proses belajar mengajar di tingkat sekolah menengah antar dua negara.

"Dari segi fasilitas dan kondisi sekolah, memang tidak jauh berbeda dengan sekolah-sekolah menengah di Malaysia. Hanya saja, kami terkesan dengan proses pembelajaran di sini. Siswa-siswa di sini sangat aktif, proses pembelajaran lebih pada student oriented, sedangkan di Malaysia lebih pada teacher oriented," ujar salah satu Mahasiswa Universitas Putra Malaysia Noor Lyana Adnan di DIY, Selasa (22/1/2013).

Ditemui di sela-sela kunjungan ke SMA Negeri 8 Yogyakarta, mahasiswa jurusan Pendidikan Fisika tersebut menyatakan, keinginannya menjadi guru magang di Yogyakarta.

Diungkapkannya, proses pembelajaran di Yogyakarta tidak hanya sekedar teori, namun para siswa dibebaskan untuk mempraktekkan pelajaran yang sedang dipahami. Menurutnya, hal tersebut tidak dilakukan di Malaysia.

"Pembelajaran di negara kami lebih banyak disampaikan dalam teori. Memang ada praktek, tapi persentasenya sangat sedikit. Selain itu, kami lihat di sini para siswa justru yang menyiapkan bahan ajaran yang akan dipelajari. Bahkan laporan pembelajaran yang disusun sudah sama dengan tingkat perguruan tinggi di negara kami. Saya akui pendidikan di sini lebih jauh sedikit daripada sekolah di Malaysia," ungkapnya.

Tak hanya mahasiswa jurusan pendidikan, beberapa mahasiswa Malaysia tersebut juga berasal dari jurusan fisika murni dan kimia murni. Tujuan utama program pertukaran mahasiswa tersebut dijelaskan Noor, sebagai sarana mencari ide penelitian untuk tugas akhir.

Selain itu, mereka juga jadi bisa belajar budaya Indonesia secara langsung. Kegiatan di Yogyakarta dilakukan dalam waktu dua minggu yakni mulai 14-26 Janiari 2013.

"Tak hanya sekolah menengah, kami juga akan mengunjungi perguruan tinggi di Yogyakarta yakni UGM dan UIN Sunan Kalijaga. Kami mendapat pengalaman dan pengetahuan baru selama berada di Yogyakarta. Selanjutnya, kami berharap akan ada kerjasama antara universitas kami dengan sekolah atau perguruan tinggi di Yogyakarta," imbuhnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
ACC Wujudkan Harapan...
ACC Wujudkan Harapan Baru untuk Pendidikan di Pelosok Negeri
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved