Isi kurikulum akan dikendalikan pusat

Selasa, 25 Desember 2012 - 21:59 WIB
Isi kurikulum akan dikendalikan...
Isi kurikulum akan dikendalikan pusat
A A A
Sindonews.com - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar Notodiputro menjelaskan, adanya revisi kurikulum ini karena saat ini kurikulum diserahkan ke sekolah dan pemerintah hanya memberikan standar isi.

Akan tetapi hasil penelitian pemerintah di lapangan, problema terberat yang terjadi ialah tidak mudah untuk menyusun kurikulum sendiri yang merujuk dengan standar kompetensi guru sekarang.

“Di Jakarta memang tidak ada masalah namun kita lupa bagaimana yang terjadi di Sabang dan Merauke. Akhirnya yang terjadi mereka hanya memfotokopi saja. bahkan mereka membeli LKS yang buruk seperti adanya isu pornografi di LKS Bang Maman,” kata Khairil, di Jakarta, Selasa (25/12/2012).

Oleh karena itu, kedepannya kurikulum yang baru akan ada pengendalian isi yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Pendekatannya agak revolusioner, dulu kita pendekatan mata pelajaran, sekarang pendekatannya kompetensi. Jadi mata pelajaran hanya sumber dari kompetensi. Dulu mata pelajaran ini hasilkan kompetensi apa, sekarang dibalik, menggunakan pendekatan induktif dimulai dari mengamati setelah mengamati anak diminta bertanya mengapa pertumbuhan tanaman ini beda dengan lain, lalu mengasosiasikan. anak belajar mengkomunikasikan lewat bertanya,” jelasnya.

Dia menambahkan, Implementasi kedua dari kurikulum baru ialah peningkatan efektivitas belajar mengajar guru.

“Kalau anak belajar suatu kompetensi tertentu, bagaimana kedepannya supaya jamnya lebih singkat untuk mencapai kompetensi. Jadi bagaimana proses pembelajaran harus dibuat sedemikian rupa agar lebih efektif. Dan ini menyangkut guru maka guru harus diperbaiki,” jelasnya.

Selain itu kurikulum akan mengatasi berbagai persoalan yang belum teratasi sehingga ke depannya kurikulum akan mendeteksi berbagai persoalan apa yang terjadi didalam kelas. Dan implementasi ketiga ialah masalah kesinambungan yakni pemetaan seperti apa lulusan sekolah dasar itu nantinya dan peningkatan kemampuan mereka secara bertahap.
(maf)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
MAKI Sebut Pelimpahan...
MAKI Sebut Pelimpahan Penanganan Perkara Febrie Ardiansyah Tabrak KUHAP Baru
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved