Kurikulum baru tak anggarkan pelatihan guru

Jum'at, 21 Desember 2012 - 08:08 WIB
Kurikulum baru tak anggarkan...
Kurikulum baru tak anggarkan pelatihan guru
A A A
Sindonews.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganggarkan pada kurikulum baru pada APBN 2013 sebesar Rp513 miliar, namun tidak menganggarkan pelatihan untuk guru pada kurikulum baru nanti.

Yang ada hanyalah anggaran bimbingan teknis di Direktorat Pembinaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Ditjen Pendidikan Dasar (Dikdas) sebesar Rp114,4 miliar.

Bahkan anggaran di Direktorat Pembinaan SD sebesar Rp269,3 miliar dan Direktorat Pembinaan SMP Rp130,2 miliar juga tidak menyebutkan pelatihan melainkan hanya menyebut anggaran pelaksanaan kurikulum. Sementara anggaran sisanya untuk penyediaan buku pegangan guru dan murid.

Anggota Panitia Kerja (Panja) Kurikulum Komisi X DPR Ferdiansyah menyayangkan, karena bimbingan teknis itu sama sekali beda dengan pelatihan. Apalagi tahun depan pelaksanaan kurikulum secara bertahap yang akan dilakukan di kelas I, IV, VII dan X akan merekrut 1.180 guru untuk mampu mengajarkan kurikulum baru.

Dia juga mengkritik, metode pelatihan kurikulum baru yang dinamakan Master Teacher dimana guru yang sudah dibimbing harus mampu mengajarkan materi kurikulum yang sudah didapat ke guru lainnya.

"Master Teacher itu ibaratnya MLM. Pemerintah pun tidak dapat menjamin apakah guru itu mampu menurunkan materi kurikulum ke guru berikutnya sesuai dengan yang diajarkan. Pasti ada misscomunication," katanya di Jakarta, 20/12/2012).

Dia menilai, jika anggaran pelatihan untuk guru tidak ada bagaimana pemerintah memastikan guru itu mampu mengajar metode tematik integrative kepada siswa SD. Padahal pelaksanaan kurikulum yang baik itu terjadi dengan metode trial and error pada saat pelatihan.

Selain itu, guru yang akan dibimbing yang dipilih dari guru yang mempunyai nilai terbaik di Uji Kompetensi Guru (UKG) juga bukan merupakan jaminan karena pelaksanaan UKG sendiri berantakan baik dari segi teknis maupun proses penilaian.

Sebelumnya, baik pengamat pendidikan maupun dari asosiasi guru sendiri menilai pelatihan guru sangat penting dilakukan sebelum kurikulum dilaksanakan karena guru merupakan ujung tombak pendidikan. Ferdi melanjutkan, jika memang guru tidak sempat dilatih maka sebaiknya pemerintah menunda pelaksaaannya hingga guru siap.

Ferdiansyah mengungkapkan, masih banyak masyarakat yang resah tentang rencana perubahan kurikulum tersebut. Berdasarkan, hasil kunjungan kerja ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, terungkap masih banyak masyarakat, termasuk guru yang resah akan hal itu.

"Bahkan sambutan Gubernur Kalimantan Selatan sangat jelas, bahwa rakyat masih resah terhadap rencana perubahan kurikulum," ujarnya.

Alasan keresahan itu berdasar atas belum siapnya para guru untuk menghadapi perubahan tersebut. Disamping itu, sarana dan prasarana juga masih belum memadai, khususnya di daerah-daerah.

Guru-guru di Banjarmasin pula masih belum mengetahui substansi dari kurikulum baru melainkan hanya mengetahuinya dari pemberitaan di media. Oleh karena itu, dia beranggapan bahwa pemerintah terlalu ambisius untuk melakukan kebijakan besar merubah kurikulum pendidikan.

Ditegaskan, perubahan kurikulum merupakan kebijakan nasional yang harus dipersiapkan secara matang. "Untuk KTSP saja butuh tiga tahun, bagaimana mungkin yang sekarang ini hanya dipersiapkan selama enam bulan. Terlalu cepat," ucapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Belum Ditahan, di Mana...
Belum Ditahan, di Mana Febrie Adriansyah usai Jadi Tersangka Korupsi?
ASN Diizinkan Antar...
ASN Diizinkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Menteri PANRB: Tak Boleh Mengurangi Kualitas Pelayanan Publik
30 Pati TNI AU Naik...
30 Pati TNI AU Naik Pangkat, Danlanud Sultan Hasanuddin Pecah Bintang
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved