Depak ruhut, Demokrat harap Angie kembali
Kamis, 20 Desember 2012 - 16:44 WIB
Depak ruhut, Demokrat harap Angie kembali
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat nampaknya sudah benar-benar ingin melupakan kader mereka Ruhut Sitompul dari kepartaian dalam menjalani pemilu 2014 mendatang.
Bahkan, mereka lebih membuka peluang kepada mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang sedang tersandung kasus korupsi Angelina Sondakh untuk kembali ke partai berlambang mercy tersebut.
Hal tersebut terbukti ketika Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa dikonfirmasi mengenai kelanjutan prahara pencopotan Ruhut dari posisinya sebagai Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat yang digantikan dengan Nurul Qomar.
“Ruhut sudah tutup buku,“ kata Saan saat ditemui, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Namun, ketika disinggung mengenai Angie yang sempat bertegur sapa dengan dirinya usai persidangan, Saan pun mengaku tetap akan memperhatikan mantan anggota Badan Anggaran DPR RI tersebut.
“Angie selalu di hati,“ tegas Saan di hadapan Luky Sondakh, ayahanda Angelina Sondakh.
Bahkan, mereka lebih membuka peluang kepada mantan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat yang sedang tersandung kasus korupsi Angelina Sondakh untuk kembali ke partai berlambang mercy tersebut.
Hal tersebut terbukti ketika Wakil Sekertaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa dikonfirmasi mengenai kelanjutan prahara pencopotan Ruhut dari posisinya sebagai Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika Partai Demokrat yang digantikan dengan Nurul Qomar.
“Ruhut sudah tutup buku,“ kata Saan saat ditemui, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/12/2012).
Namun, ketika disinggung mengenai Angie yang sempat bertegur sapa dengan dirinya usai persidangan, Saan pun mengaku tetap akan memperhatikan mantan anggota Badan Anggaran DPR RI tersebut.
“Angie selalu di hati,“ tegas Saan di hadapan Luky Sondakh, ayahanda Angelina Sondakh.
(rsa)