Dendy janji bongkar keterlibatan Sekjen Kemenag
Selasa, 18 Desember 2012 - 20:24 WIB
Dendy janji bongkar keterlibatan Sekjen Kemenag
A
A
A
Sindonews.com - Tersangka kasus korupsi pengurusan anggaran di Kementerian Agama (Kemenag) Dendy Prasetya berjanji, akan membeberkan dugaan keterlibatan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat dalam kasus yang telah menyeret dirinya tersebut.
Namun, Dendy mengaku, tidak akan langsung membongkar kasus itu secara keseluruhan. Pasalnya, dirinya mengaku fokus terlebih dahulu terhadap proses hukum yang tengah dijalani.
"Itu masih dalam proses. Nanti kita liat lagi," ucap Dendy sebelum meninggalkan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Dia enggan berkomentar lebih banyak lagi mengenai hal tersebut. Menurutnya, prihal dugaan keterlibatan anak buah Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) itu terungkap seiring berjalanannya proses hukum.
"Itu biar proses saja yang berjalan," ungkapnya.
Saat disinggung apakah penyidik KPK mengkonfirmasi dirinya prihal dugaan keterlibatan Bahrul, Dendy mengaku lupa. Pasalnya, Dendy mengklaim banyak menerima ceceran penyidik KPK.
"Tadi banyak pertanyaan. Udah agak lupa saya. Nanti biar proses yang berjalan sja nanti. Saya juga sudah agak lupa," tandasnya.
Sebelumnnya, Sekjen Kemenag Bahrul telah diperiksa KPK pada Senin 17 Desember 2012 kemarin. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran dan Laboratorium Komputer Madrasah di Kementerian Agama tahun anggaran di 2011. Bahrul ditenggarai mengetahui kasus yang telah menyeret Dendy Prasetya dan Zulkarnaen Djabar.
Usai menjalani pemeriksaan sekitar lima jam, Bahrul memilih bungkam. Dia enggan memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan awak media, baik terkait pemeriksaannya maupun terkait dugaan keterlibatan Menteri Agama SDA. Bahrul langsung masuk kedalam mobil sedan berwarna hitam. Dia justru menjawab pertanyaan awak media dengan melempar senyuman.
Namun, Dendy mengaku, tidak akan langsung membongkar kasus itu secara keseluruhan. Pasalnya, dirinya mengaku fokus terlebih dahulu terhadap proses hukum yang tengah dijalani.
"Itu masih dalam proses. Nanti kita liat lagi," ucap Dendy sebelum meninggalkan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/12/2012).
Dia enggan berkomentar lebih banyak lagi mengenai hal tersebut. Menurutnya, prihal dugaan keterlibatan anak buah Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) itu terungkap seiring berjalanannya proses hukum.
"Itu biar proses saja yang berjalan," ungkapnya.
Saat disinggung apakah penyidik KPK mengkonfirmasi dirinya prihal dugaan keterlibatan Bahrul, Dendy mengaku lupa. Pasalnya, Dendy mengklaim banyak menerima ceceran penyidik KPK.
"Tadi banyak pertanyaan. Udah agak lupa saya. Nanti biar proses yang berjalan sja nanti. Saya juga sudah agak lupa," tandasnya.
Sebelumnnya, Sekjen Kemenag Bahrul telah diperiksa KPK pada Senin 17 Desember 2012 kemarin. Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran dan Laboratorium Komputer Madrasah di Kementerian Agama tahun anggaran di 2011. Bahrul ditenggarai mengetahui kasus yang telah menyeret Dendy Prasetya dan Zulkarnaen Djabar.
Usai menjalani pemeriksaan sekitar lima jam, Bahrul memilih bungkam. Dia enggan memberikan jawaban atas sejumlah pertanyaan awak media, baik terkait pemeriksaannya maupun terkait dugaan keterlibatan Menteri Agama SDA. Bahrul langsung masuk kedalam mobil sedan berwarna hitam. Dia justru menjawab pertanyaan awak media dengan melempar senyuman.
(mhd)