Pemecatan Ruhut disambut gembira internal Demokrat
Jum'at, 14 Desember 2012 - 11:49 WIB
Pemecatan Ruhut disambut gembira internal Demokrat
A
A
A
Sindonews.com – Pemecatan Ruhut Polltak Sitompul dari jabatannya sebagai Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat disambut gembira kalangan internal partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut. Pasalnya, Ruhut selama ini dianggap selalu bikin gaduh di kalangan internal partai.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Partai Demokrat, Irfan Gani mengatakan, selama ini Rut tidak pernah sejalan dengan kebijakan DPP. Bahkan, pernyataannya yang ceplas-seplos itu kerap
“menyerang” partainya sendiri.
“Apa yang dilakukan DPP menonaktifkan ruhut itu langkah yang tepat ,cerdas, karena memang nilai tambahnya tidak ada kalau Ruhut di masih di DPP (struktur). Dia selalu bikin kisruh di internal partai,” ujarnya, di lokasi acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar, di Sentul Bogor, Jumat, (14/12/2012).
Pernyataan Ruhut selama in memang kerap menyerang Ketua Umumnya sendiri Anas Urbaningrum. Maka itu, sikapnya ini dtengarai memiliki motivasi kepentingan politik dari pihak tertentu. “Itu yang sedang kita selidiki,” tukasnya.
Maka itu, ditambahkan olehnya, pemecatan Ruhut oleh DPP dari jabatannya sebagai pengurus DPP disambut gembira kalangan pengurus daerah. “ Mereka sorak sorai, karena selama ini dia s (Ruhut) selalu bikin kegaduhan. Harusnya kan ikut membesarkan partai,” tukasnya.
Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Partai Demokrat, Irfan Gani mengatakan, selama ini Rut tidak pernah sejalan dengan kebijakan DPP. Bahkan, pernyataannya yang ceplas-seplos itu kerap
“menyerang” partainya sendiri.
“Apa yang dilakukan DPP menonaktifkan ruhut itu langkah yang tepat ,cerdas, karena memang nilai tambahnya tidak ada kalau Ruhut di masih di DPP (struktur). Dia selalu bikin kisruh di internal partai,” ujarnya, di lokasi acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Golkar, di Sentul Bogor, Jumat, (14/12/2012).
Pernyataan Ruhut selama in memang kerap menyerang Ketua Umumnya sendiri Anas Urbaningrum. Maka itu, sikapnya ini dtengarai memiliki motivasi kepentingan politik dari pihak tertentu. “Itu yang sedang kita selidiki,” tukasnya.
Maka itu, ditambahkan olehnya, pemecatan Ruhut oleh DPP dari jabatannya sebagai pengurus DPP disambut gembira kalangan pengurus daerah. “ Mereka sorak sorai, karena selama ini dia s (Ruhut) selalu bikin kegaduhan. Harusnya kan ikut membesarkan partai,” tukasnya.
(kur)