Kapolri: Roki, penerus Noordin M Top
Rabu, 12 Desember 2012 - 10:33 WIB
Kapolri: Roki, penerus Noordin M Top
A
A
A
Sindonews.com - Kaburnya terpidana teroris Roki Aprisdianto dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) khusus Narkoba Polda Metro Jaya, membuat Polri terus mengevaluasi diri. Roki merupakan anggota jaringan yang mempunyai kemampuan kelas kakap dalam membuat bom.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, Roki memiliki kemampuan sama seperti seniornya yakni DR Azhari dan Noordin M Top. Roki, katanya, merupakan generasi penerus gembong teroris tersebut.
"Dia kan termasuk salah satu yang memang punya kemampuan yang jelek seperti seniornya, dulu ada DR Azhari dan Noordin M Top, dia (Roki) generasi berikutnya," ungkapnya usai acara Sertijab Kakorps Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (12/12/2012).
mantan Kepolda Metro Jaya itu menambahkan, Roki mampu membuat bom yang berbahaya dengan waktu yang cepat. Kaburnya Roki, katanya, memang merupakan kelalaian yang patut dievaluasi.
"Dia mampu buat bom yang bahayakan masyarakat dan dalam waktu cepat, memang kemarin sempat kabur ada kelalaian. Tapi kita tebus tidak lebih dari satu bulan kami tangkap, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberi informasi tersebut," tegasnya.
Terkait ancaman terorisme, Kapolri juga menginstruksikan anggotanya untuk bersiaga pada malam tahun baru. "Kita punya tugas akhir bulan ini, mudah-mudahan bisa kita antisipasi malam tahun baru nanti," tandasnya.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengatakan, Roki memiliki kemampuan sama seperti seniornya yakni DR Azhari dan Noordin M Top. Roki, katanya, merupakan generasi penerus gembong teroris tersebut.
"Dia kan termasuk salah satu yang memang punya kemampuan yang jelek seperti seniornya, dulu ada DR Azhari dan Noordin M Top, dia (Roki) generasi berikutnya," ungkapnya usai acara Sertijab Kakorps Brimob Kelapa Dua, Depok, Rabu (12/12/2012).
mantan Kepolda Metro Jaya itu menambahkan, Roki mampu membuat bom yang berbahaya dengan waktu yang cepat. Kaburnya Roki, katanya, memang merupakan kelalaian yang patut dievaluasi.
"Dia mampu buat bom yang bahayakan masyarakat dan dalam waktu cepat, memang kemarin sempat kabur ada kelalaian. Tapi kita tebus tidak lebih dari satu bulan kami tangkap, saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang memberi informasi tersebut," tegasnya.
Terkait ancaman terorisme, Kapolri juga menginstruksikan anggotanya untuk bersiaga pada malam tahun baru. "Kita punya tugas akhir bulan ini, mudah-mudahan bisa kita antisipasi malam tahun baru nanti," tandasnya.
(mhd)