Grasi narkoba bentuk inkonsistensi pemerintah

Minggu, 02 Desember 2012 - 13:10 WIB
Grasi narkoba bentuk...
Grasi narkoba bentuk inkonsistensi pemerintah
A A A
Sindonews.com - Pemberian grasi terhadap gembong narkoba dinilai sebagai bentuk inkonsistensi pemerintah terhadap pemberantasan kejahatan narkoba. Pasalnya para pelaku harus diberi hukuman yang bisa memberikan efek jera.

"Saya hanya melihat adanya inkonsistensi. Kalau kita masih sebut ekstra ordinary crime, tapi kalau itu belum dicabut, walau itu hak presiden maka dia juga punya refrensi untuk mengambil keputusan itu," ujar Ketua umum PP Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Khofifah Indar Parawansa saat ditemui di lokasi kongres IPNU, Asrama Haji, Palembang, Sumatra Selatan, Minggu (2/12/2012).

Menurutnya, Presiden sendiri sudah menyebut kalau narkoba termasuk kejahatan luar biasa. Oleh karena itu jika pemerintah serius memberantas narkoba maka tidak perlu adanya pemberian keringanan hukuman.

"Menurut saya ada yang agak mis karena tahun 2006 SBY sendiri mengatakan bawa narkoba adalah ekstra ordinary crime, kalau begitu, makanya tidak perlu adanya grasi di situ," ujarnya.

Dia mencotohkan, jika ada program deredikalisasi untuk mengatasi terorisme, maka untuk narkoba harus ada program lebih jitu lagi, pasalnya narkoba lebih berbahaya daripada gerakan teroris.

"Kalau yang dianggap 10 orang teroris, ya 10 orang itu pelakunya. Tapi kalau narkoba itu bisa lintas generasi dan unlimited yang menjadi korban," pungkasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Grasi atau Rehabilitasi?...
Grasi atau Rehabilitasi? Ammar Zoni Minta Kebijakan Khusus ke Presiden Prabowo
Menko Polhukam Berencana...
Menko Polhukam Berencana Beri Grasi Massal untuk Narapidana Kasus Narkoba
Aksi Teatrikal Dukung...
Aksi Teatrikal Dukung Pemberian Grasi ke Terpidana Mati Kasus Narkoba Merry Utami
Hadapi Hukuman Mati,...
Hadapi Hukuman Mati, Pembunuh Keji Sisca Yofie Minta Grasi Presiden Jokowi
Dipenjara 22 Tahun,...
Dipenjara 22 Tahun, Mantan Presiden Korsel Park Geun-hye Diampuni Pemerintah
Obral Grasi, Militer...
Obral Grasi, Militer Myanmar Ampuni Lebih dari 23.000 Tahanan
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved