KAHMI harus berperan menuntaskan persoalan bangsa
Kamis, 29 November 2012 - 19:23 WIB
KAHMI harus berperan menuntaskan persoalan bangsa
A
A
A
Sindonews.com - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) harus mampu memperlihatkan pandangan dan pikirannya dalam merespon berbagai masalah atau isu yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat, bangsa dan negara.
Apalagi, kiprah KAHMI saat ini dinilai sudah cukup besar dan menonjol perannya di negeri ini. "Sebagai kelompok para cendekiawan KAHMI diharapkan mampu merespon berbagai isu dan masalah yang terjadi di masyarakat," ujar Ketua Dewan Penasehat KAHMI, Akbar Tandjung, di Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Dia yakin, KAHMI mampu memainkan perannya dalam membantu pemerintah merespon isu-isu penting. Apalagi, KAHMI sebagai wadah para kaum intelektual sudah terstruktur dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Artinya, sebagai sebuah wadah KAHMI sudah makin tampak hingga ke berbagai wilayah Tanah Air. "Diharapkan wadah KAHMI yang sudah menasional ini juga bisa memberikan dorongan bagi kemajuan kader-kader HMI," tukasnya.
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menambahkan, kontribusi yang diberikan KAHMI dapat diimplementasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia, pemberdayaan ekonomi, serta dalam pemberdayaan umat.
Namun, mantan Ketua DPR ini menyarankan agar KAHMI tetap menampakkan sikap independensi, terutama terkait kiprahnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Saya harap KAHMI tetap menampakkan sikap independensi dalam kiprahnya," jelasnya.
Seperti diketahui terkait Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI yang akan digelar di Kepulauan Riau pada 30 November mendatang, banyak nama calon bermunculan untuk kepimpinan Presedium KAHMI lima tahun ke depan.
Apalagi, kiprah KAHMI saat ini dinilai sudah cukup besar dan menonjol perannya di negeri ini. "Sebagai kelompok para cendekiawan KAHMI diharapkan mampu merespon berbagai isu dan masalah yang terjadi di masyarakat," ujar Ketua Dewan Penasehat KAHMI, Akbar Tandjung, di Jakarta, Kamis (29/11/2012).
Dia yakin, KAHMI mampu memainkan perannya dalam membantu pemerintah merespon isu-isu penting. Apalagi, KAHMI sebagai wadah para kaum intelektual sudah terstruktur dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Artinya, sebagai sebuah wadah KAHMI sudah makin tampak hingga ke berbagai wilayah Tanah Air. "Diharapkan wadah KAHMI yang sudah menasional ini juga bisa memberikan dorongan bagi kemajuan kader-kader HMI," tukasnya.
Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) ini menambahkan, kontribusi yang diberikan KAHMI dapat diimplementasikan dalam upaya peningkatan kualitas sumberdaya manusia, pemberdayaan ekonomi, serta dalam pemberdayaan umat.
Namun, mantan Ketua DPR ini menyarankan agar KAHMI tetap menampakkan sikap independensi, terutama terkait kiprahnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Saya harap KAHMI tetap menampakkan sikap independensi dalam kiprahnya," jelasnya.
Seperti diketahui terkait Musyawarah Nasional (Munas) KAHMI yang akan digelar di Kepulauan Riau pada 30 November mendatang, banyak nama calon bermunculan untuk kepimpinan Presedium KAHMI lima tahun ke depan.
(kur)