Marzuki Alie: Saya orang NU, saya dukung GP Ansor
Rabu, 28 November 2012 - 19:44 WIB
Marzuki Alie: Saya orang NU, saya dukung GP Ansor
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzuki Alie mengizinkan Gerakan Pemuda (GP) Ansor untuk melaporkan politikus Partai Demokrat (PD) Sutan Bhatoegana ke kepolisian.
Menurut Marzuki, sebagai orang Nadhlatul Ulama (NU) dirinya juga marah jika Sutan terbukti menyampaikan apa yang selama ini menjadi polemik.
"Itu bagus (lapor polisi), biar jelas, hukum harus ditegakkan, daripada kita anarki, saya dukung GP Ansor. Karena saya orang NU juga, saya Ketua Staf Ahli NU. Kalau memang Sutan ngomong begitu, saya marah-lah. Tapi untuk lebih jelasnya, harus dilaporkan ke polisi," kata Marzuki di Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Meski mengizinkan Sutan diperkarakan, Marzuki yakin, kalau anggota Komisi VII itu tidak bersalah. Namun sekali lagi, jika terbukti, dia memastikan Sutan akan menerima hukuman dari partai.
"Sutan Bhatoegana, saya kira sebaiknya kita cooling down dulu, klarifikasi saya yakin Sutan tidak begitu. Tapi kalau dia begitu tentu dia kita tegur, tentu ada aturan di organisasi, itu tanya Mas Anas (Anas Urbaningrum) saja untuk lebih lengkapnya," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, partainya siap memecat Sutan jika benar dia melanggar hukum.
"Kalau melanggar hukum, kita pecat. Lebih baik kalau gitu. Soalnya kalau melanggar hukum kan pidana, sanksinya seperti itu, silakan hukum yang berbicara. Lebih baik kita masuk ke ranah hukum, soalnya tidak baik demo ke DPP (Demokrat). Saya sebagai Ketua Staf NU menyesalkan hal itu, sebaiknya kita laporkan saja ke polisi," tutupnya.
Menurut Marzuki, sebagai orang Nadhlatul Ulama (NU) dirinya juga marah jika Sutan terbukti menyampaikan apa yang selama ini menjadi polemik.
"Itu bagus (lapor polisi), biar jelas, hukum harus ditegakkan, daripada kita anarki, saya dukung GP Ansor. Karena saya orang NU juga, saya Ketua Staf Ahli NU. Kalau memang Sutan ngomong begitu, saya marah-lah. Tapi untuk lebih jelasnya, harus dilaporkan ke polisi," kata Marzuki di Gedung Manggala Wanabakti, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).
Meski mengizinkan Sutan diperkarakan, Marzuki yakin, kalau anggota Komisi VII itu tidak bersalah. Namun sekali lagi, jika terbukti, dia memastikan Sutan akan menerima hukuman dari partai.
"Sutan Bhatoegana, saya kira sebaiknya kita cooling down dulu, klarifikasi saya yakin Sutan tidak begitu. Tapi kalau dia begitu tentu dia kita tegur, tentu ada aturan di organisasi, itu tanya Mas Anas (Anas Urbaningrum) saja untuk lebih lengkapnya," ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, partainya siap memecat Sutan jika benar dia melanggar hukum.
"Kalau melanggar hukum, kita pecat. Lebih baik kalau gitu. Soalnya kalau melanggar hukum kan pidana, sanksinya seperti itu, silakan hukum yang berbicara. Lebih baik kita masuk ke ranah hukum, soalnya tidak baik demo ke DPP (Demokrat). Saya sebagai Ketua Staf NU menyesalkan hal itu, sebaiknya kita laporkan saja ke polisi," tutupnya.
(maf)