Rocky hilang dalam pengawalan Densus?
Rabu, 07 November 2012 - 18:43 WIB
Rocky hilang dalam pengawalan Densus?
A
A
A
Sindonews.com - Tahanan teroris titipan kejaksaan yang berhasil meloloskan diri dari Polda Metro Jaya Rocky Aprisdianto (29) diketahui ternyata saat meloloskan diri dalam pengawalan Detasemen Khusus (Densus) 88 Mebes Polri.
Dalam jadwal Selasa 6 November 2012, terdapat empat orang anggota Densus 88 yang bertugas menjaga, namun saat kaburnya Rocky ada tiga orang Densus yang bertugas. Sedangkan salah satu dari mereka tidak masuk karena sakit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Rikwanto mengatakan, hal itu diketahui dari jam besuk yang biasanya memang dilakukan setiap Selasa mulai Pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, dan itu merupakan kewenangan Densus 88 untuk melakukan penjagaan.
"Semua prosedur dan managemen oleh Densus." Jelas Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/11/2012).
Saat kunjungan, menurut sumber kepolisian, dua anggota Densus 88 yang menjaga adalah S, dan BN, yang bertugas menjaga kunjungan di lantai empat. Sementara DP bertugas mengawasi penitipan kartu identitas dan memeriksa barang yang dibawa pengunjung. Diketahui, ketiga Petugas Densus tersebut meninggalkan rumah tahanan pukul 14.30 WIB.
Kepolisian baru mengetahui kaburnya teroris pukul 15.00 WIB, saat seorang tahanan memberitahu petugas jika ada teroris yang kabur. Petugas lalu mengecek kebenarannya dengan melakukan pengecekan ke lantai empat dan tidak menemukan Rocky.
Rocky diduga kabur mengenakan cadar yang berasal dari 23 orang yang saat itu sedang mengunjungi tahanan.
Dalam jadwal Selasa 6 November 2012, terdapat empat orang anggota Densus 88 yang bertugas menjaga, namun saat kaburnya Rocky ada tiga orang Densus yang bertugas. Sedangkan salah satu dari mereka tidak masuk karena sakit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Rikwanto mengatakan, hal itu diketahui dari jam besuk yang biasanya memang dilakukan setiap Selasa mulai Pukul 10.00 hingga 15.00 WIB, dan itu merupakan kewenangan Densus 88 untuk melakukan penjagaan.
"Semua prosedur dan managemen oleh Densus." Jelas Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (7/11/2012).
Saat kunjungan, menurut sumber kepolisian, dua anggota Densus 88 yang menjaga adalah S, dan BN, yang bertugas menjaga kunjungan di lantai empat. Sementara DP bertugas mengawasi penitipan kartu identitas dan memeriksa barang yang dibawa pengunjung. Diketahui, ketiga Petugas Densus tersebut meninggalkan rumah tahanan pukul 14.30 WIB.
Kepolisian baru mengetahui kaburnya teroris pukul 15.00 WIB, saat seorang tahanan memberitahu petugas jika ada teroris yang kabur. Petugas lalu mengecek kebenarannya dengan melakukan pengecekan ke lantai empat dan tidak menemukan Rocky.
Rocky diduga kabur mengenakan cadar yang berasal dari 23 orang yang saat itu sedang mengunjungi tahanan.
(rsa)