Kader Tapteng ngadu ke Komisi Pengawas Demokrat
Kamis, 01 November 2012 - 12:16 WIB
Kader Tapteng ngadu ke Komisi Pengawas Demokrat
A
A
A
Sindonews.com – Setelah ditetapkannya Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sintong Gultom sebagai tersangka Ilegal Loging, empat kader Partai Demokrat Kabupaten Tapanuli Tengah, mendatangi Komisi pengawas Partai Demokrat di Jakarta.
Kedatangan kader ini untuk memberikan informasi kepada Komisi pengawas terhadap situasi Partai Demokrat di Tapanuli Tengah.
Hafrul Hudawi Tanjung, seorang kader Partai Demokrat yang ikut mendatangi Komisi pengawas mengatakan, saat ini kondisi Partai Demokrat di Kabupaten Tapanuli Tengah sedang tidak sehat.
Ketua DPC yang juga menjabat Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sintong Gultom telah ditetapkan sebagai tersangka Kasus Illegal Logging. Dengan demikian, menurutnya mesin partai tidak berjalan maksimal.
Hafrul yang datang bersama Saur Manogi Siburian, Imam Syafii Simatupang, mengharapkan dengan informasi yang dibawanya, pengurus pusat Partai Demokrat bisa melakukan evaluasi atas apa yang sedang terjadi terhadap Partai Demokrat di Tapteng.
"Kami kader Partai Demokrat berkeyakinan bahwa Partai Demokrat merupakan partai yang harus berdiri kuat. Dengan keadaan seperti ini sudah seharusnya ada upaya penyelamatan agar Partai Demokrat bisa berkibar pada Pemilu 2014," ucapnya di Menara Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012).
Lebih Lanjut Hafrul mengatakan kedatangan mereka ke Jakarta telah diterima dengan tangan terbuka oleh anggota Komisi pengawas Partai Demokrat, di antaranya ialah Achmad Yahya dan Didi Suardi. Dalam pertemuan itu komisi pengawasan menilai apa yang disampaikannya merupakan hal positif.
Untuk itu menurutnya Komisi pengawas akan meneruskan informasi yang sudah didapat dari Kader Partai Demokrat Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk selanjutnya disampaikan ke Dewan Pembina.
"Komisi pengawas sudah menerima kami dan akan menyampaikan ke dewan pembina agar secepatnya bisa diambil langkah-langkah konkret untuk menguatkan Partai Demokrat di Tapanuli Tengah," ucapnya.
Sementara itu Saur Manogi Siburian mengatakan struktur Partai Demokrat tidak berjalan ke tingkat grassroat. Pasalnya hingga kini tidak ada kantor partai di tingkat kecamatan, ranting sampai ke anak ranting.
"Melihat faktor tersebut sudah selayaknya setiap elemen Partai Demokrat bahu-membahu untuk kembali membangkitkan partai ini," ucapnya.
Kedatangan kader ini untuk memberikan informasi kepada Komisi pengawas terhadap situasi Partai Demokrat di Tapanuli Tengah.
Hafrul Hudawi Tanjung, seorang kader Partai Demokrat yang ikut mendatangi Komisi pengawas mengatakan, saat ini kondisi Partai Demokrat di Kabupaten Tapanuli Tengah sedang tidak sehat.
Ketua DPC yang juga menjabat Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Sintong Gultom telah ditetapkan sebagai tersangka Kasus Illegal Logging. Dengan demikian, menurutnya mesin partai tidak berjalan maksimal.
Hafrul yang datang bersama Saur Manogi Siburian, Imam Syafii Simatupang, mengharapkan dengan informasi yang dibawanya, pengurus pusat Partai Demokrat bisa melakukan evaluasi atas apa yang sedang terjadi terhadap Partai Demokrat di Tapteng.
"Kami kader Partai Demokrat berkeyakinan bahwa Partai Demokrat merupakan partai yang harus berdiri kuat. Dengan keadaan seperti ini sudah seharusnya ada upaya penyelamatan agar Partai Demokrat bisa berkibar pada Pemilu 2014," ucapnya di Menara Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012).
Lebih Lanjut Hafrul mengatakan kedatangan mereka ke Jakarta telah diterima dengan tangan terbuka oleh anggota Komisi pengawas Partai Demokrat, di antaranya ialah Achmad Yahya dan Didi Suardi. Dalam pertemuan itu komisi pengawasan menilai apa yang disampaikannya merupakan hal positif.
Untuk itu menurutnya Komisi pengawas akan meneruskan informasi yang sudah didapat dari Kader Partai Demokrat Kabupaten Tapanuli Tengah, untuk selanjutnya disampaikan ke Dewan Pembina.
"Komisi pengawas sudah menerima kami dan akan menyampaikan ke dewan pembina agar secepatnya bisa diambil langkah-langkah konkret untuk menguatkan Partai Demokrat di Tapanuli Tengah," ucapnya.
Sementara itu Saur Manogi Siburian mengatakan struktur Partai Demokrat tidak berjalan ke tingkat grassroat. Pasalnya hingga kini tidak ada kantor partai di tingkat kecamatan, ranting sampai ke anak ranting.
"Melihat faktor tersebut sudah selayaknya setiap elemen Partai Demokrat bahu-membahu untuk kembali membangkitkan partai ini," ucapnya.
(kur)