Hadapi pemilu, Golkar akan perkuat jaringan
Sabtu, 20 Oktober 2012 - 15:00 WIB
Hadapi pemilu, Golkar akan perkuat jaringan
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golkar akan menyelenggarakan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) untuk memperkuat konsolidasi kader partai dalam menghadapi pemilihan umum (Pemilu) 2014.
Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, Rapimnas Partai Golkar akan diselenggarakan pada 28-30 Oktober 2012 mendatang untuk mempertegas pengusungan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden.
"Kami nanti 28-30 Oktober 2012 akan menyelenggarakan Rapimnas yang keempat. Rapimnas nanti rencananya akan mengukuhkan konsolidasi kita semua, sekaligus memperkuat seluruh lini-lini konsolidasi dari semua elemen di Golkar," katanya di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Dia mengungkapkan, selain mempertegas pengusungan Aburizal Bakrie sebagai presiden, Rapimnas itu juga nantinya akan digunakan untuk menyiapkan calon anggota legislatif (caleg) yang akan diajukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Selain itu, Rapimnas keempat Partai Golkar nanti juga akan mengevaluasi kerja semua kendaraan partai, untuk lebih bekerja memenangkan partai dalam pemilihan legislatif, dan pemenangan Ical dalam pemilihan presiden.
Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan, Rapimnas Partai Golkar akan diselenggarakan pada 28-30 Oktober 2012 mendatang untuk mempertegas pengusungan Aburizal Bakrie sebagai calon presiden.
"Kami nanti 28-30 Oktober 2012 akan menyelenggarakan Rapimnas yang keempat. Rapimnas nanti rencananya akan mengukuhkan konsolidasi kita semua, sekaligus memperkuat seluruh lini-lini konsolidasi dari semua elemen di Golkar," katanya di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat.
Dia mengungkapkan, selain mempertegas pengusungan Aburizal Bakrie sebagai presiden, Rapimnas itu juga nantinya akan digunakan untuk menyiapkan calon anggota legislatif (caleg) yang akan diajukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Selain itu, Rapimnas keempat Partai Golkar nanti juga akan mengevaluasi kerja semua kendaraan partai, untuk lebih bekerja memenangkan partai dalam pemilihan legislatif, dan pemenangan Ical dalam pemilihan presiden.
(lil)