TKI minta dipulangkan terus bertambah
Kamis, 18 Oktober 2012 - 19:11 WIB
TKI minta dipulangkan terus bertambah
A
A
A
Sindonews.com - Rencana pemerintah untuk memulangkan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi yang ditargetkan rampung tahun ini kemungkinan molor.
Karena TKI yang masa tinggalnya habis (overstay) dan minta dipulangkan pemerintah terus bertambah.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengakui kalau pemerintah menargetkan akan memulangkan seluruh TKI overstayer selesai tahun lalu.
Namun jumlah TKI overstayer yang melaporkan diri ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terus bertambah.
Kendati begitu, pemerintah tidak dapat membiarkan tenaga migrant ini terkatung-katung di negeri orang. Muhaimin menjanjikan, proses pemulangan TKI overstayer dengan pesawat haji akan rampung dipulangkan tahun ini dengan biaya pemerintah.
"Kami tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita terkatung-katung di negeri orang. Kami akan berupaya memulangkan semuanya tahun ini," katanya usai meninjau Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Luar Negeri (BBPLKLN) Cevest Bekasi, Kamis (18/10/2012).
Ia mengingatkan, semua calon TKI dan juga Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) belum diperbolehkan bekerja di Arab Saudi sampai moratorioum benar-benar dibuka.
“Jadi saya tegaskan bahwa kita masih melarang untuk bekerja di Saudi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, jumlah TKI overstayer yang akan dipulangkan mencapai 1.573 perempuan dan 370 pria. Sementara itu hari ini 373 WNI/TKI Overstayer tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Pukul 06.30 WIB.
Kasubdit Pelayanan Pemulangan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Budiman Pasaribu menjelaskan dari 373 orang itu terdiri dari 301 perempuan dewasa, 42 anak-anak dan 30 orang bayi.
Sebelum dipulangkan, mereka terlebih dahulu didata oleh petugas BNP2TKI di Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI di Selapajang, Tangerang.
Karena TKI yang masa tinggalnya habis (overstay) dan minta dipulangkan pemerintah terus bertambah.
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengakui kalau pemerintah menargetkan akan memulangkan seluruh TKI overstayer selesai tahun lalu.
Namun jumlah TKI overstayer yang melaporkan diri ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) terus bertambah.
Kendati begitu, pemerintah tidak dapat membiarkan tenaga migrant ini terkatung-katung di negeri orang. Muhaimin menjanjikan, proses pemulangan TKI overstayer dengan pesawat haji akan rampung dipulangkan tahun ini dengan biaya pemerintah.
"Kami tidak bisa membiarkan saudara-saudara kita terkatung-katung di negeri orang. Kami akan berupaya memulangkan semuanya tahun ini," katanya usai meninjau Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja Luar Negeri (BBPLKLN) Cevest Bekasi, Kamis (18/10/2012).
Ia mengingatkan, semua calon TKI dan juga Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) belum diperbolehkan bekerja di Arab Saudi sampai moratorioum benar-benar dibuka.
“Jadi saya tegaskan bahwa kita masih melarang untuk bekerja di Saudi,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, jumlah TKI overstayer yang akan dipulangkan mencapai 1.573 perempuan dan 370 pria. Sementara itu hari ini 373 WNI/TKI Overstayer tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Pukul 06.30 WIB.
Kasubdit Pelayanan Pemulangan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Budiman Pasaribu menjelaskan dari 373 orang itu terdiri dari 301 perempuan dewasa, 42 anak-anak dan 30 orang bayi.
Sebelum dipulangkan, mereka terlebih dahulu didata oleh petugas BNP2TKI di Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI di Selapajang, Tangerang.
(ysw)