Kapolri berikan contoh hidup sederhana
Sabtu, 13 Oktober 2012 - 06:49 WIB
Kapolri berikan contoh hidup sederhana
A
A
A
Sindonews.com - Polri diminta memberikan contoh serta pengawasan yang ketat terkait tindakan korupsi yang ada di institusi itu. Pasalnya, walaupun tunjangan serta fasilitas penyidik Polri disamakan oleh penyidik KPK tidak menuntut kemungkinan korupsi tidak akan terjadi di Polri.
"Walaupun gaji besar, tunjangan besar belum tentu bisa menghilangkan kultur (budaya) korupsi yang ada di institusi (Polri) tersebut. Seharusnya, ada pengawasan yang ketat dan contoh yang baik dari pimpinan POlri (Kapolri Jenderal Timur Pradopo)," kata Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012).
Menurutnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo harus bisa memberikan contoh hidup yang sederhadap terhadap anggotanya serta jajaran Polri.
"Pimpinan Polri harus bisa menjadi contoh yang baik bagi para anggotanya agar tidak hidup bermewah-mewahan yang menjadi pemicu untuk melakukan korupsi," katanya.
Selain itu, Polri harus dapat memberikan bukti kinerjanya sekarang akan jauh lebih baik. Ketimbang memikirkan tunjangan yang besar atau kenaikkan gaji. "Buktikan dengan kinerja yang baik dulu," ujarnya.
"Walaupun gaji besar, tunjangan besar belum tentu bisa menghilangkan kultur (budaya) korupsi yang ada di institusi (Polri) tersebut. Seharusnya, ada pengawasan yang ketat dan contoh yang baik dari pimpinan POlri (Kapolri Jenderal Timur Pradopo)," kata Pengamat Kepolisian Bambang Widodo Umar kepada Sindonews, Sabtu (13/10/2012).
Menurutnya, Kapolri Jenderal Timur Pradopo harus bisa memberikan contoh hidup yang sederhadap terhadap anggotanya serta jajaran Polri.
"Pimpinan Polri harus bisa menjadi contoh yang baik bagi para anggotanya agar tidak hidup bermewah-mewahan yang menjadi pemicu untuk melakukan korupsi," katanya.
Selain itu, Polri harus dapat memberikan bukti kinerjanya sekarang akan jauh lebih baik. Ketimbang memikirkan tunjangan yang besar atau kenaikkan gaji. "Buktikan dengan kinerja yang baik dulu," ujarnya.
(mhd)