Nanan tegaskan masih menjabat Wakapolri
Kamis, 11 Oktober 2012 - 16:09 WIB
Nanan tegaskan masih menjabat Wakapolri
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Nanan Sukarna menegaskan, sampai saat ini dirinya masih menjabat sebagai Wakapolri dan belum memberikan surat pengunduran diri kepada Kapolri terkait niatnya itu.
“Saya belum mundur dan saya masih Wakapolri. Jadi kalau memang saya sudah dipercaya menjadi calon sah dan diajukan, saya akan mundur dan tentu akan meminta ijin dari Kapolri juga,“ tegas Nanan saat ditemui usai seminar nasional di Hotel Century Atlet, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Rencana mundurnya jenderal berbintang tiga ini, dikabarkan terkait dengan keinginan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar).
Namun, ketika dikonfirmasi partai politik (parpol) mana saja yang mendukungnya, dia hanya mengatakan masih menunggu lamaran politik. Bahkan, ketika disinggung, sudah melakukan komunikasi politik dengan parpol mana saja, dia kembali menyatakan masih menunggu lamaran.
“Kita lihat sebelum tanggal 4 (November 2012), partai mana yang percaya kepada saya. Kalau diizinkan berangkat ya berangkat, kalau tidak ya tidak,“ kilahnya.
“Saya belum mundur dan saya masih Wakapolri. Jadi kalau memang saya sudah dipercaya menjadi calon sah dan diajukan, saya akan mundur dan tentu akan meminta ijin dari Kapolri juga,“ tegas Nanan saat ditemui usai seminar nasional di Hotel Century Atlet, Jakarta, Kamis (11/10/2012).
Rencana mundurnya jenderal berbintang tiga ini, dikabarkan terkait dengan keinginan dirinya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat (Jabar).
Namun, ketika dikonfirmasi partai politik (parpol) mana saja yang mendukungnya, dia hanya mengatakan masih menunggu lamaran politik. Bahkan, ketika disinggung, sudah melakukan komunikasi politik dengan parpol mana saja, dia kembali menyatakan masih menunggu lamaran.
“Kita lihat sebelum tanggal 4 (November 2012), partai mana yang percaya kepada saya. Kalau diizinkan berangkat ya berangkat, kalau tidak ya tidak,“ kilahnya.
(rsa)