Wakapolri akui polisi suka korupsi
Kamis, 11 Oktober 2012 - 12:20 WIB
Wakapolri akui polisi suka korupsi
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian Republik Indonesia mengakui saat ini pihaknya masih memiliki kesulitan menerapkan reformasi birokrasi di institusinya. Khususnya dalam pemberantasan korupsi di birokrasi.
“Anggota yang tidak KKN dan menerima gratifikasi itu susah menurut saya,“ Ujar Wakapolri Komjen Nanan Soekarna saat menghadiri seminar nasional di Hotel Century Atlet, Jakarta, Kamis, (11/10/2012).
Jenderal bintang tiga itu beralasan, faktor terjadinya korupsi ataupun menerima suap tersebut dikarenakan penghasilan para anggota kepolisian yang masih kurang layak.
"Gaji kami kapan naik? Kami menjadi sulit untuk memberantas korupsi," imbuhnya.
Nanan tidak memungkiri para anggotanya melakukan hal tersebut. Permasalahan itu dikarenakan kehidupan mereka tidak mungkin akan bisa ditutupi hanya dengan gaji saja.
“Siapa di sini yang hanya hidup dari gaji. Jangan munafik kita tidak mungkin bisa hidup dari gaji saja,“ tegasnya.
“Anggota yang tidak KKN dan menerima gratifikasi itu susah menurut saya,“ Ujar Wakapolri Komjen Nanan Soekarna saat menghadiri seminar nasional di Hotel Century Atlet, Jakarta, Kamis, (11/10/2012).
Jenderal bintang tiga itu beralasan, faktor terjadinya korupsi ataupun menerima suap tersebut dikarenakan penghasilan para anggota kepolisian yang masih kurang layak.
"Gaji kami kapan naik? Kami menjadi sulit untuk memberantas korupsi," imbuhnya.
Nanan tidak memungkiri para anggotanya melakukan hal tersebut. Permasalahan itu dikarenakan kehidupan mereka tidak mungkin akan bisa ditutupi hanya dengan gaji saja.
“Siapa di sini yang hanya hidup dari gaji. Jangan munafik kita tidak mungkin bisa hidup dari gaji saja,“ tegasnya.
(rsa)